DetikNews
Rabu 07 Maret 2018, 16:25 WIB

Perubahan Nama Jalan untuk Harmonisasi Sunda-Jawa, Ini Kata Aher

Mukhlis Dinillah - detikNews
Perubahan Nama Jalan untuk Harmonisasi Sunda-Jawa, Ini Kata Aher Foto: Istimewa
Bandung - Pemprov Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah sepakat melakukan rekonsiliasi budaya untuk memperbaiki sejarah kelam perang Bubat pada abad ke-14. Salahsatu caranya dengan perubahan nama jalan di ibukota tiga provinsi ini.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan gagasan ini muncul untuk memperbaiki emosi kolektif secara turun temurun. Peristiwa Perang Bubat yang terjadi pada tahun 1357 lalu tak dipungkiri mengganggu hubungan emosinal antara suku Jawa dan Sunda.

Meskipun kata Aher, peristiwa tersebut baru ditulis dua abad setelahnya, yakni pada abad ke-16 dalam sebuah karya sastra berjudul Kidung Sunda atau Kidung Sundayana. Tetapi hampir dipastikan bobot imajinasi dari karya itu jauh lebih besar ketimbang bobot historisnya.

"Pasundan Bubat adalah sejarah, fakta empiris yang tidak terhapus dari catatan Bangsa Indonesia. Peristiwa Pasundan Bubat tidak boleh dilupakan, tapi maafkanlah pihak yang dianggap bersalah, hilangkan dendam sejarah, berdamailah dengan sejarah, jadikanlah sebagai pelajaran agar kejadian buruk di masa lalu tidak terulang di masa depan," kata Aher lewat rilis yang diterima detikcom, Rabu (7/3/2018).



Soal perubahan nama jalan, kata Aher, sebenarnya sudah dilakukan mulai tahun lalu. Di mana jalan arteri atau ring road di Yogyakarta berubah nama menjadi Jalan Padjadjaran dan Jalan Siliwangi.

Untuk di Surabaya, kata dia, nama Jalan Dinoyo berubah menjadi Jalan Sunda. Lalu Jalan Gunung Sari berganti nama Jalan Prabu Siliwangi.

"Tentu saja peristiwa masa lalu hanya untuk dikenang dan tidak boleh menimbulkan persoalan apalagi permusuhan sampai masa kini pada anak cucu dari kedua etnis besar ini," tandasnya.

Pembahasan mengenai rekonsiliasi ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan beberapa waktu lalu.
(ern/err)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed