Kusnadi (30) bersama tiga temannya tidak sengaja menemukan ular itu. "Saat ditemukan ular terbawa banjir, saya kebetulan sedang cari belut di sungai itu, tidak sengaja ular tersebut tersetrum (dengan alat pencari belut)," kata Kusnadi saat di temui di kediamannya di Kampung Palawija 02/10, Sesa Mekarsari, Kecamatan Ciparay.
Ia mengungkapkan ular tersebut ditemukan sekira Pukul 01.00 WIB. Dengan, berani Kusnadi bersama tiga temannya membawa ular itu menggunakan karung ke rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini ular tersebut menjadi tontonan warga yang ada di sekitar rumah Kusnadi. Karena banyak yang penasaran ingin melihat ular tersebut, Kusnadi menyimpan ular itu di atas meja.
Foto: Wisma Putra |
Ukurannya cukup besar, dibutuhkan tiga orang dewasa untuk mengangkat ular. Agar tak melukai warga, mulut ular itu dililit menggunakan selotip berwarna hitam.
Kusnadi menambahkan penemuan ular di Sungai Cikeruh menurutnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, teman-temannya sesama pencari belut pernah menemukan ular sanca dan tidak sengaja kena setrum, namun ukurannya lebih kecil.
"Ini termasuk besar, kalau sebelumnya yang saya tahu, yang nyari belut juga pernah dapat, tapi ukurannya kecil," pungkasnya.
(ern/ern)












































Foto: Wisma Putra