DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 18:31 WIB

Pilwalkot Bandung 2018

Yossi-Aries Janjikan Bangun Puskesmas Rawat Inap di Tiap Kelurahan

Tri Ispranoto - detikNews
Yossi-Aries Janjikan Bangun Puskesmas Rawat Inap di Tiap Kelurahan Pasangan Yossi-Aries/Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Yossi Irianto-Aries Supriatna akan membangun Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) di setiap kelurahan jika menang dalam Pilwalkot Bandung 2018.

Hal itu sebagai langkah memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal terhadap warga. Sehingga warga tidak perlu repot mengantar keluarganya yang sakit ke rumah sakit untuk kondisi tertentu.

"Kita akan bangun bukan Puskesmas biasa, tapi yang bisa memberi fasilitas rawat inap pada warga," ujar Cawawalkot Aries melalui rilis yang diterima detikcom, Kamis (22/2/2018).

Aries mengatakan pembenahan dan peningkatan fasilitas kesehatan akan menjadi salah satu prioritasnya bersama Yossi. Sebab kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara.

Ia menilai saat ini fasilitas kesehatan yang ada sudah cukup bagus. Hanya saja dari segi ketersediaan fasilitas kesehatan dan sebaran lokasinya masih belum merata.

"Sekarang ini hanya ada beberapa Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap. Sehingga banyak rumah sakit yang kewalahan menampung pasien," ucapnya.

Padahal, kata Aries, jika sebaran Puskesmas sudah merata dengan fasilitas setara rumah sakit tipe C maka jumlah pasien yang dirujuk ke rumah sakit tidak akan membludak seperti saat ini.

"Nanti yang sakit berat saja yang dirujuk dan dirawat ke rumah sakit. Kalau sakitnya tidak terlalu parah cukup dirawat di Puskesmas karena nanti kita memiliki kualitas dan fasilitas bagus," ujarnya.

Tidak hanya penyediaan fasilitas, Aries juga akan menyiapkan tenaga kesehatan yang berkualitas. Salah satunya menyiapkan dokter spesialis di Puskesmas DTP.

"Jadi ke depan warga itu cukup berobat ke Puskesmas karena dokternya lengkap dan jaraknya dekat," ucapnya.

Soal akses, Aries juga menjanjikan akan mempermudah bagi warga miskin untuk berobat. Ia berharap tidak ada lagi kasus penolakan pasien oleh rumah sakit karena hal itu menyalahi perintah undang-undang.



(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed