DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 15:20 WIB

Sopir Taksi Online Ini Ngaku Dibuang Begal ke Jurang Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sopir Taksi Online Ini Ngaku Dibuang Begal ke Jurang Sukabumi Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Sukabumi - Pria bekerja sopir taksi online, Arman Sajira (41), mengaku menjadi korban penganiayaan dan pencurian kawanan begal. Pelaku menyiksa serta membuang Arman ke jurang di area perbukitan Gunungbutak Sukabumi. Korban luka serius di sekujur tubuh.

Informasi dihimpun, peristiwa itu berlangsung di Kampung Gunungbutak, Desa Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu malam (21/2). Kejadian bermula sewaktu Arman mendapat order penumpang dari Ciawi menuju Karang Hawu, Cisolok, Palabuhanratu.

Namun sewaktu di tengah perjalanan, salah satu pelaku meminta Arman memberhentikan laju mobil. "Di Kampung Cibogo, Desa Buniwangi, salah seorang pelaku perempuan minta korban berhenti. Alasannya mual dan ingin muntah. Saat itulah korban mengaku dijerat pada bagian lehernya menggunakan tali. Pelaku ada yang mengancam menggunakan senjata tajam, informasinya pelaku berjumlah delapan orang," kata Kapolsek Palabuhanratu Kompol M Saidina menirukan keterangan korban, Kamis (22/2/2018).

Arman mengaku diikat pelaku menggunakan lakban. Setelah itu korban dianiaya bergantian oleh para pelaku. Korban menyebut pelaku telah membuangnya ke jurang di area perbukitan.

Korban berwajah bonyok ini bangkit dan mencari rumah warga untuk meminta pertolongan. "Pelaku diantar warga melapor ke Polsek. Mobil Daihatsu bernomor polisi F 1876 UX dan dua ponsel milik korban diambil pelaku," tutur Saidina.

Hingga kini polisi masih menyelidiki laporan tersebut. Sejumlah saksi sudah didengar keterangannya. Arman saat ini menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed