DetikNews
Selasa 20 Februari 2018, 13:19 WIB

Pilgub Jabar 2018

Pengamat: Pembelotan Kader Tak Pengaruhi Koalisi Ridwan Kamil-Uu

Mukhlis Dinillah - detikNews
Pengamat: Pembelotan Kader Tak Pengaruhi Koalisi Ridwan Kamil-Uu Foto: redaksi
Bandung - Sejumlah kader PPP, PKB dan Hanura membelot mendukung pasangan Deddy Mirwar - Dedi Mulyadi (Dua DM). Apakah hal ini akan menggerus kesolidan koalisi partai pendukung Ridwan Kamil-Uu?

"Selama elite partai itu tetap pada posisi mendukung, saya fikir tidak akan terlalu berpengaruh terhadap koalisinya. Lain soal kalau misalkan ketua partai di Jawa Barat, artinya elite politiknya menyatakan mengalihkan dukungan," ujar Pengamat Universitas Padjajaran (Unpad) Firman Manan dihubungi melalui telepon genggam, Selasa (20/2/2018).

Menurutnya pengalihan dukungan ini bisa dilihat dalam beberapa sudut pandang. Seberapa besar massa yang mengalihkan dukungannya sehingga bisa berpengaruh terhadap dukungan lainnya.

"Ada struktur partai tertentu di daerah kemudian mengalihkan dukungan, itu belum tentu berpengaruh signifikan terhadap massa yang lain," tutur dia.

Ia mengatakan arah dukungan terhadap pasangan calon ditentukan oleh elit partai di tingkat pusat. Sehingga, sambung dia, pengalihan dukungan partai tidak akan berpengaruh besar bila hanya dilakukan kader di tingkat daerah.

"Selama elite partai itu tetap pada posisi mendukung, saya fikir tidak akan terlalu berpengaruh terhadap koalisinya. Lain soal kalo misalkan ketua partai di Jawa Barat, artinya elite politiknya menyatakan mengalihkan dukungan," jelas dia.

Dia menyebut partai dalam situasi ini harus bersikap tegas terhadap kadernya yang tidak patuh. Harus ada sanksi kepada kader atau pengurus yang tidak loyal terhadap keputusan partai secara menyeluruh.

"Kalau dinamika di tingkat lokal justru nanti penyelesaiannya disiplin partai, yang nantinya pemberian sanksi sampai pemberhentian kader-kader yang tidak loyal terhadap keputusan partai," ujar Firman.

Firman menyatakan pasangan Ridwan Kamil-Uu tak perlu khawatir dengan hal ini, sebab mesin partai bukan satu-satunya variabel yang menentukan kemenangan di Pilgub Jabar. Menurutnya di pemilihan langsung, figur calon berperan penting.

"Persoalannya mesin partai sering kali tidak menjadi variabel yang menentukan, jadi saya rasa tidak akan berpengaruh," kata Firman.

Senin malam (19/2/2018), sejumlah kader PPP, PKB, dan Hanura menggelar acara 'Deklarasi Konspirasi Partai PPP, PKB dan Hanura' di Rumah Makan Kampung Sawah, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Mereka menyatakan dukungannya terhadap pasangan Dua DM.

Acara itu juga dihadiri langsung Cagub Jabar Deddy Mizwar. Selain itu Ketua Bappilu PPP Jabar Komarudin Taher, Wakil Sekretaris Dewan Syuro Kabupaten Subang PKB Agus Eko Muhammad Solihundan, Ketua Bappilu Hanura Jabar Budi Hermansyah juga hadir.

[Gambas:Video 20detik]


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed