4 Paslon Pilbup Garut Berikrar 'Siap Kalah, Siap Menang'

Hakim Ghani - detikNews
Kamis, 15 Feb 2018 13:14 WIB
Empat paslon peserta Pilbup Garut 2018 mengikuti Deklarasi Pilkada Damai. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Empat pasangan calon (paslon) peserta Pilbup Garut 2018 mengikuti Deklarasi Pilkada Damai. Mereka berikrar 'Siap Kalah, Siap Menang'.

Acara tersebut berlangsung di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (15/2/2018). Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengajak para paslon dan tim sukses untuk menjaga etika saat berkampanye.

"Kita sampaikan apa yang menjadi pengawasan kita. Guna seluruh proses Pilkada berjalan dengan aman, kita tekankan lagi supaya para calon tertib dan menjaga etika. Termasuk saat gelaran kampanye," ujar Budi.


Deklarasi Pilkada Damai bertajuk 'Siap Kalah, Siap Menang' ini dihadiri empat paslon yaitu Rudy Gunawan-Helmi Budiman, Iman Alirahman-Dedi Hasan, Agus Hamdani-Pradana Aditya dan Suryana-Wiwin Suwindaryati.

"Tawarkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Tolong jaga keamanan dan sportivitas. Siapapun pemimpinnya nanti, itu pemimpin kita," kata Budi.

4 Paslon Pilbup Garut Berikrar 'Siap Kalah, Siap Menang'Poin Deklarasi Damai untuk Pilbup Garut 2018. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Senada dengan Budi, Dandim 0611/ Garut Letkol Infanteri Asyraf Aziz meminta seluruh paslon berkampanye secara tertib. "Kita selalu siap untuk membantu pihak kepolisian untuk mengamankan jalannya Pilkada ini. Kami yakin para calon di sini dapat berkampanye secara damai dan tertib," ujar Asyraf.

Ratusan pendukung dari masing-masing calon tampak hadir mendampingi. Mereka terus menyanyikan yel-yel calon yang mereka dukung. Acara itu dihadiri perwakilan KPU dan Panwaslu serta jajaran Forkopimda Garut, termasuk PLT Bupati Garut Koesmayadie Tatang.

Para calon secara bersama-sama membacakan ikrar Pilkada Damai 'Siap Kalah, Siap Menang' di hadapan ratusan tamu yang hadir. Teks ikrar tersebut berisi delapan poin yang di antaranya ialah saling menghormati antar pasangan calon dan menghormati kebebasan pers untuk memperoleh dan menyampaikan informasi. Acara ditutup dengan penandatanganan perjanjian Pilkada Damai. (bbn/bbn)