DetikNews
Rabu 14 Februari 2018, 15:17 WIB

Pangdam Siliwangi : Jajaran TNI Jangan Ditarik Dalam Politik Praktis!

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Pangdam Siliwangi : Jajaran TNI Jangan Ditarik Dalam Politik Praktis! Pangdam III Siliwangi Mayjen Doni Monardo/Foto: istimewa
Bandung - Pangdam Siliwangi Mayjen Doni Monardo mengingatkan para pasangan calon (paslon) Cagub dan Cawagub Jawa Barat tidak melibatkan prajurit TNI selama proses Pilkada serentak 2018. Pangdam menegaskan TNI netral selama Pilkada.

"Kami mengharapkan dukungan teman-teman agar tidak melibatkan jajaran TNI yang aktif untuk ditarik dalam politik praktis," ujar Doni saat berjumpa dengan paslon TB Hasanuddin - Anton Chaliyan (Hasanah) di Kantor PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Rabu (14/2/2018).

Doni mengatakan jumlah prajurit TNI di wilayah Jabar cukup banyak. Selain prajurit Kodam Siliwangi, terdapat satuan lain seperti Kodiklat, Sesko TNI, Satuan Kostrad dan Kopassus.

"Semuanya ada di wilayah Jabar. Jadi harapan kami enggak ada di antara peserta Pilgub Jabar yang ikut menarik jajaran TNI," katanya.

Sejak awal, sambung Dony, pihaknya berkomitmen bahwa prajurit TNI netral dalam pesta demokrasi lima tahunan. Hal ini juga sesuai dengan aturan TNI.

"Komitmen kami netral dan semua ketentuan berlaku hingga prajurit TNI di tingkat bawah," tegasnya.

[Gambas:Video 20detik]


Sementara Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Polri terutama yang bertugas menjadi pengawal pribadi (walpri) paslon Cagub dan Cawagub untuk tetap netral. Sanksi akan diberikan apabila ada temuan personel yang tidak netral.

"Sudah saya tekankan tugasnya hanya mengamankan bukan membantu. Tentu nanti ada ancamannya, ada sanksi," kata Agung.



(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed