Resmikan Boseh dan Bandros, Ridwan Kamil: Solusi Wisata Tanpa Macet

Tri Ispranoto - detikNews
Selasa, 13 Feb 2018 10:40 WIB
Launching Bandros dan Boseh/Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Pemkot Bandung meresmikan operasional Bike On The Street Everybody Happy (Boseh) dan Bandung Tour On Bus (Bandros) sebagai solusi pariwisata tanpa kemacetan.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan setelah enam bulan diuji coba layanan sewa sepeda Boseh hari ini sudah diresmikan. Warga kini sudah bisa membeli smart card dari sejumlah bank di shelter Boseh untuk menyewa sepeda.
Resmikan Boseh dan Bandros, Ridwan Kamil: Solusi Wisata Tanpa MacetFoto: Tri Ispranoto

Selain itu dalam peresmian kali ini pria yang akrab disapa Emil itu juga turut meresmikan lima rute wisata Bandros yang siap melayani rute-rute wisata di dalam Kota Bandung. Nantinya akan ada dua Bandros yang siap melayani setiap rute.

"Tahun ini dan tahun depan secara bertahap harus dianggarkan lagi untuk pembelian unit sepeda dan Bandros. Jadi 2019 ada sekitar seribu sepeda dan 36 Bandros yang melayani wisata," ujar Emil usai peresmian Boseh dan Bandros di Alun-alun Utara Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Emil menyebut saat ini Kota Bandung memiliki identitas sebagai kota wisata. Sehingga, kata dia, sudah seharusnya pemerintah hadir memberikan pelayanan yang nyaman dan aman sebagai solusi wisata tanpa kemacetan.
Resmikan Boseh dan Bandros, Ridwan Kamil: Solusi Wisata Tanpa MacetFoto: Tri Ispranoto

Ia mengajak wisatawan yang masuk ke Kota Bandung untuk tidak menggunakan motor atau mobil. Sebab saat ini pemerintah telah meresmikan dua layanan wisata yang murah dan nyaman.

"Menikmati Bandung itu bisa dengan berjalan kaki, naik sepeda (Boseh) dengan kartu cashless, atau kalau mau agak jauh tinggal naik Bandros. Jadi tidak perlu macet-macetan lagi," ucapnya.

Sementara itu Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan saat ini baru terdapat 350 unit Boseh dengan tipe city bike multy speed. Warga yang akan menyewa Boseh akan dikenakan biaya sewa Rp 4 ribu/jam.

Sementara untuk Bandros saat ini Pemkot Bandung sudah memiliki 18 unit yang enam di antaranya berasal dari CSR. Dari jumlah tersebut 16 digunakan untuk keperluan wisata sementara dua sisanya sebagai kendaraan VVIP.

"Tarif Bandros supaya tidak diprotes angkot maka untuk single trip Rp 20 ribu dan multy trip atau one day Rp 40 ribu, itu sepuasnya," ujar Didi saat memberi sambutan dalam acara peresmian.

Nantinya bagi warga yang akan menyewa Boseh harus meregistrasi dan memiliki smart card yang berada di empat titik yakni Taman Cibeunying, Graha Pos, Alun-alun dan Masjid Cipaganti. Setelah melakukan hal tersebut warga bisa menikmati layanan Boseh di 30 shelter yang ada.

Sedangkan untuk Bandros kini sudah ada lima rute yang disiapkan sesuai dengan warna kendaraan. Warga yang ingin menikmati layanan Bandros ini bisa datang ke pemberhentian yang berada di Alun-alun, Balai Kota, Gasibu dan Gedung Sate. (avi/avi)