DetikNews
Selasa 06 Februari 2018, 16:49 WIB

Petakan Titik Rawan, Badan Geologi Terjunkan Tim ke Puncak Bogor

Mochamad Solehudin - detikNews
Petakan Titik Rawan, Badan Geologi Terjunkan Tim ke Puncak Bogor Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan tim untuk memetakan potensi pergerakan tanah atau longsor di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Karena dikhawatirkan bencana longsor kembali terjadi di kawasan tersebut.

"Tindak lanjut kita adalah mengirim tim ke sana untuk melihat indikasi-indikasi daerah setempat apa akan ada longsor lagi atau tidak," kata Kepala Badan Geologi Rudy Suhendar, di Kantor Badan Geologi, Kota Bandung, Selasa (6/2/2018).

Menurut Rudy pemetaan ini penting dilakukan untuk melihat titik mana saja yang masih berpotensi terjadi longsor. Saat ini, timnya masih berada di lapangan untuk melakukan pemetaan.

"Makanya kita turunkan tim, melakukan pemetaan di sekitar lokasi terjadinya longsor. Ini untuk melihat kemungkinan atau ancaman terjadinya longsor kembali," katanya.

Rudy melanjutkan, hasil pemetaan ini diperkirakan akan selesai dalam dua sampai tiga hari ke depan. Bila telah selesai akan segera disampaikan ke pemerintah setempat untuk kemudian diambil langkah-langkah antisipasi yang bisa dilakukan.

"Dalam dua tiga hari ada laporan dan beri rekomendasi ke Pemda," ucapnya.

Menurut Rudy kawasan Puncak Bogor memang masuk ke dalam daerah rawan bencana longsor dengan tingkat menengah sampai tinggi. Beberapa kecamatan di Kabupaten Bogor juga masuk ke dalam rawan bencana longsor.

Seperti Kecamatan Babakan Mading, Suka Makmur, Mega Mendung, Caringing dan beberapa kecamatan lainnya. "Setiap tempat berbeda tergantung lapukan sifat batuannya. Untuk Puncak memang masuk ke dalam rawan bencana longsor menengah sampai tinggi," tandas Rudy.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed