Diduga Terpapar Merkuri, Bocah Desa di Sukabumi Terserang Gatal

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 06 Feb 2018 16:16 WIB
Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi - Sudah hampir setahun ini bocah di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jabar terserang gatal. Bentolan kecil mengelupas menyerang permukaan perut, kaki, tangan hingga wajah anak-anak di desa tersebut.

Rohayati (47), membawa putrinya Siti Fauziah (7) dan cucunya Alvian Akbar (6) untuk mendapatkan pengobatan gratis yang diadakan Kodim 0622 Sukabumi dan Kodam III/Siliwangi di terminal angkutan umum Cibareno, Cisolok, Selasa (6/2/2018).

Rohayati menyebut putri dan cucunya itu kerap berenang di selokan irigasi tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

"Tangan dan sebagian wajah anak saya bersisik seperti mengelupas, sementara cucu saya bentol-bentol. Setiap hari ngeluh gatal-gatal ini terjadi setelah mereka sering guyang (bermain air) di selokan depan rumah," tutur Rohayati kepada detikcom.

Diduga Terpapar Merkuri,  Bocah Desa di Sukabumi Terserang Gatal Foto: Syahdan Alamsyah


Rohayati sudah berulang kali memeriksakan putri dan cucunya itu ke Puskesmas. Jawaban tenaga medis selalu sama keduanya terserang virus atau kuman air. "Dikasih obat sembuh, obatnya habis muncul lagi," imbuh dia.

Dede Misbahudin, warga sekaligus pegawai Desa Pasirbaru menyebut penyakit gatal-gatal tidak hanya menyerang anak-anak tapi juga orang dewasa. Dede juga menjelaskan kondisi seperti itu sudah berjalan selama satu tahun.

"Sudah setahun kasusnya sama, jumlahnya terus bertambah. Mereka yang terserang mayoritas memanfaatkan aliran Sungai Cibareno mulai dari hulu hingga saluran irigasinya semua kesitu. Apalagi anak-anak kan tidak terawasi, berenang mereka di situ," kata Dede.

Dede menyebut ada aktivitas pertambangan di dekat hulu sungai, namun dia enggan menyebut spesifik aktivitas pertambangan di area pegunungan itu.

"Katanya sih ada penambangan-penambangan, nah yang kami takutkan itu pemicu (gatal) limbahnya itu yang mengalir ke sungai. Yang jelas begini aja, sebelum ada aktivitas di hulu kalau kemarau kondisi sungai jernih kalau sekarang air keruh," lanjut dia.

Diduga Terpapar Merkuri,  Bocah Desa di Sukabumi Terserang Gatal Foto: Syahdan Alamsyah

Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh Desi Ariyanto menjelaskan personel TNI di Kodim 0622 menemukan adanya indikasi pencemaran merkuri di sejumlah lokasi titik sungai yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi. Merkuri itu muncul setelah adanya temuan titik-titik pertambangan emas di sekitar hulu Sungai Cibareno.

"Kami menemukan sejumlah indikasi atau dugaan terkait pencemaran limbah merkuri yang dialirkan melalui sungai. Ini bisa terlihat dari masyarakat yang terkena gangguan tubuh," kata Desi disela kegiatan pengobatan gratis.

Untuk memastikan hal itu, Kodam III/Siliwangi bersama sejumlah unsur dari Polda Jabar Subdit IV Ditreskrimsus, KLHK, DLH Jabar dan Kesdam III melakukan penelitian lebih lanjut.

"Kita cek, ambil sampel dan lakukan pengobatan secara bertahap kepada warga di area ini. Nanti hasilnya akan kita ketahui, bisa dilihat sendiri bagaimana warga mengeluhkan penyakit yang identik karena paparan pencemaran," pungkasnya. (ern/ern)