DetikNews
Minggu 04 Februari 2018, 19:06 WIB

Bulan Cinta Inggit Garnasih, 17 Perempuan Bandung Menari di Jalan

Mochamad Solehudin - detikNews
Bulan Cinta Inggit Garnasih, 17 Perempuan Bandung Menari di Jalan Perempuan menari di jalanan/Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Sejumlah penari Bandung melakukan aksi Bulan Cinta Ibu Bangsa Inggit Garnasih dengan menggelar 'Street Art Performance 17 Penari Perempuan Untuk Inggit Garnasih'. Aksi itu merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut hari lahir Inggit Garnasih yang jatuh pada 17 Februari mendatang.

Sebelum memulai aksinya sebanyak 17 penari yang berasal dari Sekolah Ra'jat (SR) Iboe Inggit Garnasih dan Mahasiswi ISBI berkumpul di kediaman istri kedua Presiden Soekarno, di Jalan Ciateul, Kota Bandung, Minggu (4/2/2018).
Bulan Cinta Inggit Garnasih, 17 Perempuan Menari di JalananFoto: Mochamad Solehudin

Mereka kemudian memulai aksinya dengan menggelar tarian di area dalam rumah bersejarah yang kini berfungsi sebagai Museum. Gerak tari yang muncul menjadi ekspresi yang menggambarkan kebesaran sosok Ibu Inggit Garnasih.

Dengan menggunakan kebaya, 17 penari itu kemudian bergerak menyusuri Jalan Astana Anyar sambil melakukan tarian. Aksi itu cukup menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas.

Meski begitu, mereka tampak tetap asik menari. Mereka juga tetap asik melakukan gerakan tari di setiap gang yang disusuri untuk mengenakan sosok Ibu Inggit Garnasih kepada masyarakat. Termasuk saat masuk ke area Jalan Liogenteng.

Setelah itu, para penari langsung menuju lapangan aula RW 05, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung. Di sana mereka langsung disambut oleh siswa-siswi SR dengan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

Koordinator aksi Gatot Gunawan menuturkan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dalam menyambut hari lahir Inggit Garnasih tanggal 17 Februari mendatang. Terlebih Februari ini telah dideklarasikan sebagai 'Bulan Cinta Ibu Bangsa Inggit Garnasih'.

"1 Februari dideklarasikan bersama delapan komunitas sebagai Bulan Cinta Ibu Bangsa Inggit Garnasih. Otomatis selama Februari ini kita melakukan berbagai kegiatan untuk mengenakan sosok Ibu Inggit kepada masyarakat," kata Gatot, di temui disela aksinya.

Pertunjukan tari yang dilakukan oleh 17 penari itu awal dari rangkaian kegiatan yang akan digelar. Tari dipilih karena sebagai media untuk mengenakan sosok Inggit kepada masyarakat.

"Kita ingin menggunakan cara lain mengenakan sosok Ibu Inggit melalui seni pertunjukan jalanan. Karena di masyarakat sendiri belum semua tahu sosok Ibu Inggit. Minimal melalui aksi ini bisa mengingatkan memori masyarakat," ucap dia.

Selain aksi pertunjukan tari jalanan, pihaknya juga telah menyiapkan kegiatan lain untuk mengisi Bulan Cinta Ibu Inggit Garnasih. Mulai dari acara diskusi mengenai sosok Inggit Garnasih, ziarah ke makam Inggit Garnasih dan kegiatan lainnya.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed