Anita Tanjung Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

Anita Tanjung Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

Mochamad Solehudin - detikNews
Minggu, 04 Feb 2018 12:44 WIB
Anita Ratnasari Tanjung/Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Ketua CT ARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung meminta generasi muda untuk terus berkreasi dan mampu membawa perubahan terhadap bangsa ke arah yang lebih baik. Karena menurutnya generasi muda adalah agen perubahan bangsa ini.

Anita mengungkapkan, berbagai potret masalah yang dihadapi Indonesia sekarang. Mulai dari masalah pengangguran hingga kemiskinan yang saat ini masih menjadi pekerjaan rumah di negara berpenduduk kurang lebih dua ratus juta jiwa ini.

"Persentase kemiskinan di Indonesia dari tahun 2014,2015 dan 2017 memang menunjukkan penurunan. Tapi kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk ini penurunannya tidak signifikan. Begitu juga dengan pengangguran secara persentase turun tapi tidak signifikan. Jadi sungguh masih banyak sekali pengangguran dan kemiskinan, ini PR kita semua," kata Anita dalam acara Sharing Inspiratif, CT ARSA Foundation, di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Minggu (4/2/2018).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadir dalam acara tersebut, puluhan relawan yang tergabung dalam CT ARSA Foundation dari berbagai daerah. Seperti dari Sukabumi, Kota Bandung, dan relawan dari daerah lainnya. Mereka begitu semangat mengikuti acara tersebut.

Pada kesempatan itu, Anita menyampaikan, sebuah visi dari CT ARSA Foundation. Pihaknya melalui yayasan yang dibentuk bersama suaminya itu ingin membantu memutus mata rantai kemiskinan yang masih menghantui negeri Ini.

Salah satunya melalui pembangunan sekolah yang berkualitas dan bisa diakses oleh anak-anak tidak mampu. Melalui cara ini dia berharap bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di negara ini.

"Karena sadar (semua masalah) itu, maka bunda (Anita) punya visi memutus mata rantai kemiskinan dengan pendidikan berkualitas. Caranya dengan membuat sekolah. Tidak hanya buat sekolah tapi di ARSA kita harus lihat prosesnya, outputnya," kata Anita.

Dia juga mengajak semua relawan ARSA untuk bergerak membawa perubahan. Melalui berbagai cara, sesuai dengan kemampuan yang bisa dilakukan. "Komunitas harus menggerakkan anak-anak. Harus punya input, apa yang dikerjakan sesuai dengan cita-cita. Jadi komunitas ARSA harus begitu. Harus ada inovasi bagaimana untuk menuntaskan kemiskinan," ujarnya.

Dia menyontohkan pembangunan sekolah ARSA di Medan mampu memberi manfaat bagi warga masyarakat. Sekolah itu menjaring semua siswa dari kalangan tidak mampu untuk diberi bekal pendidikan. Hasilnya sungguh luar biasa, sekitar 90 persen siswa yang ada bisa masuk ke perguruan tinggi top di Indonesia.

"Di Medan, gol yang didapat, kita ambil mereka (siswa tidak mampu). Kita beri mereka dengan kepala sekolah berkualitas dan guru berkualitas. Alhamdulillah 90 persen siswa bisa masuk perguruan tinggi top di Indonesia," ucap Anita.

Anita berharap generasi muda bangsa Indonesia bisa memberi manfaat positif bagi kemajuan negara. Apalagi pada 2020 diperkirakan anak muda akan memiliki peran penting dalam pembangunan.

"Generasi milenial sebagai agen perubahan. Tahun 2020 anda semua (anak muda) yang menguasai Indonesia. Maka belajar dari sekarang. Terlibat dalam aktivitas sosial bisa membuat dunia menjadi lebih baik. Yuk sama-sama mengubah yang ada sekarang. Pelan-pelan tapi saya yakin kita semua bisa," kata Anita.

Dia juga berharap, apa yang dilakukan bisa dikerjakan secara sungguh-sungguh dan tulus. "Kita ingin kalian kerja tulus dan ada rasa cinta tanpa terbebani. Jangan ada rasa beban dan mau semangat mengubah," tandasnya. (avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads