Penganiaya Ustaz Prawoto Diduga Gila, Ini Penjelasan Dokter

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 02 Feb 2018 16:52 WIB
Dokter spesialis kejiwaan RS Bhayangkara Sartika Asih dr. Leony Widjaja saat menjelaskan kejiwaan pelaku penganiayaan ustaz Prawoto. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Dokter spesialis kejiwaan RS Bhayangkara Sartika Asih dr. Leony Widjaja saat menjelaskan kejiwaan pelaku penganiayaan ustaz Prawoto. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Tim dokter spesialis kejiwaan Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih telah memeriksa awal Asep Maftuh (45). Penganiaya Komandan Brigade PP Persatuan Islam (Persis) ustaz Prawoto (40) tersebut diduga mengalami gangguan jiwa.

"Hasil pemeriksaan sementara menurut saya ini masuk kategori gangguan kepribadian. Karena yang bersangkutan emosionalnya tidak stabil. Itu baru hasil sementara ya," ujar dokter spesialis kejiwaan RS Bhayangkara Sartika Asih dr. Leony Widjaja di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (2/1/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Proses pemeriksaan awal yang dilakukan, sambung Leony, dokter jiwa mengecek secara fisik kondisi Asep. Selain itu, polisi juga melakukan wawancara dengan sejumlah warga.

"Dari wawancara tetangga, kita dapatkan dia kadang perilakunya mengamuk jika ada keinginan yang dipenuhi. Kadang normal juga. Jadi enggak selalu aneh," katanya.


Tim dokter masih akan mengecek kejiwaan Asep. Perlu waktu 14 hari bagi dokter memastikan pelaku benar-benar gangguan jiwa.

"Kalau untuk pastinya saya membutuhkan waktu observasi terlebih dahulu. Karena tadi nggak sampe satu jam saya ketemu," ucap Leony.

Asep menganiaya ustaz Prawoto di dekat rumahnya di Blok Sawah, Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung pada Kamis (1/2) pukul 07.00 WIB. Sempat dilarikan ke rumah sakit, Prawoto mengembuskan nafas terakhir pukul 17.00 WIB. (bbn/bbn)