Dua Bulan Terakhir, Enam Pasien Difteri di Garut Meninggal

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 31 Jan 2018 11:27 WIB
Ruang Isolasi Pasien Difteri RSUD Garut/Foto: Hakim Ghani
Ruang Isolasi Pasien Difteri RSUD Garut/Foto: Hakim Ghani
Garut - Jumlah pasien difteri di Garut yang meninggal kembali bertambah. Kini total dari periode Desember 2017 hingga Januari 2018, ena, orang meninggal. Pasien terakhir, Maah (70), saat sedang menjalani perawatan du RSUD dr Slamet, Garut.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis RSUD dr. Slamet Garut Een Suryani mengatakan Maah meninggal pada Selasa (30/1) di ruang isolasi difteri RS Garut.

"Untuk yang meninggal, itu pasien terakhir. Dari 8 orang (pasien), satu meninggal. (penyebabnya) Itu suspect difteri dengan penyakit lainnya," kata Een kepada wartawan di RSUD dr. Slamet, Jalan Rumah Sakit, Tarogong Kidul, Garut, Rabu (31/1/18).

Maah diketahui merupakan pasien rujukan dari RSU Pamengpeuk, Garut. Maah mulai dirawat di RSUD dr. Slamet pada Senin (29/1) malam.

Een menjelaskan pihaknya belum sempat memeriksa secara medis pasien tersebut. Pasalnya Maah meninggal pada Selasa (30/1) pagi.

"Kita mendiagnosa (difteri) secara klinis. Secara klinis kita menyatakan itu suspect difteri karena ada sedo membran di tenggorokan," jelasnya.

Saat ini jasad Maah diketahui telah dimakamkan di kampung halamannya yang terletak di Kecamatan Mekarmukti. Sebelum dibawa pulang, jasadnya terlebih dahulu dimandikan oleh petugas rumah sakit untuk mencegah penyebaran virus difteri. (ern/ern)