ADVERTISEMENT

Alasan Pelaku Bunuh Ibu Hamil di Garut Karena Disebut Jomblo

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 29 Jan 2018 19:16 WIB
Pelaku pembunuhan/Foto: Hakim Ghani
Garut - FN alias Nunur (28) seorang warga Garut, Jabar, tega menghabisi nyawa Iis Aisyah (32), seorang ibu hamil yang ditemukan tewas di rumahnya. Nunur ternyata nekat melakukan aksi kejinya itu karena dendam oleh ucapan korban yang menyebutnya tak laku-laku.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, memang dia tidak berniat mencuri. Pengakuannya, tersangka ini dendam kepada korban karena dibilang jomblo," ungkap Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Garut, Senin (29/1/18).

Baca Juga: Pembunuh Ibu Hamil di Garut Akhirnya Tertangkap

Diceritakan Budi, sebelum pembunuhan itu berlangsung, Jumat (19/1) malam, tersangka yang masih tetangga korban di Kampung Pasir Jonge, Sukawangi, Singajaya itu sekitar pukul 18.00 WIB melintas di halaman rumah korban. Korban yang saat itu tengah duduk di depan rumah berbecira kepada tersangka.

"Kata si korban ini ke tersangka bilang, geura kawin (cepat-cepat menikah), orang lain udah punya anak dua, tiga, ini belum laku-laku," ungkap Budi menjelaskan pengakuan tersangka.

Mendengar perkataan tersebut, tersangka kemudian naik pitam Awalnya tersangka memilih untuk melanjutkan perjalanan ke rumah kakeknya yang tak jauh dari rumah korban.

"Saat malam hari, tersangka kemudian bertamu ke rumah korban. tersangka pun dipersilakan untuk masuk ke rumah dan duduk di ruang tamu," katanya.

Namun pada saat korban hendak membawakan air minum, sambung Budi, tersangka yang kesal dengan perkataan yang diucap korban kemudian mengikuti korban ke dapur dan membunuhnya.

"Tersangka saat itu membunuh korban dengan cara dicekik. Darah yang berlumuran itu akibat tangan korban digigit oleh tersangka," ungkapnya.

Budi menambahkan, setelah membunuh Iis, Nunur saat itu melihat sejumlah uang dan telepon genggam milik korban yang kemudian diambil.

"Tersangka kemudian melarikan diri ke Jakarta. Alhamdulillah berhasil ditangkap di kawasan Cengkareng, Sabtu (27/1) dini hari," pungkas Budi.

(avi/avi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT