DetikNews
Sabtu 20 Januari 2018, 14:19 WIB

Kisah Persahabatan Bripka Anang dan Bocah Disabilitas di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kisah Persahabatan Bripka Anang dan Bocah Disabilitas di Sukabumi tripka Anang dan keluarga Ridwan/Foto: istimewa
Sukabumi - Kisah persahabatan Bripka Anang Utoyo, anggota Bhabinkantibmas Polsek Cisaat dengan Ridwan bocah berusia 13 tahun penyandang disabilitas ini sungguh menyentuh.

Anang menyurati Kementrian Sosial (Kemensos) mewujudkan mimpi Ridwan untuk bisa memiliki kursi roda. Kisah ini bermula saat Anang ditugaskan di Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada September 2016 lalu.

Seperti tugas Bhabinkantibmas pada umumnya, Anang menjalin komunikasi dengan semua unsur masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan, ketertiban masyarakat. Saat itu dua orang warga yang juga pasangan suami istri menceritakan kondisi salah seorang bocah bernama Ridwan yang membutuhkan bantuan kursi roda.

"Saat itu saya dicurhati pasangan suami istri Usman (50) dan Idah (47) katanya anak bungsu mereka bernama Ridwan mengalami keterbatasan fisik. Mereka juga cerita kalau sudah kemana-mana mencari bantuan namun tidak kunjung dapat," cerita Anang, kepada detikcom di Mapolsek Cisaat, Resor Sukabumi Kota, Sabtu (20/1/2018).

Hati Anang kemudian tergerak, dia lalu minta diantar Pasutri tersebut untuk melihat kondisi putra mereka. "Saya lihat kondisi anak ini memang memprihatinkan, dia menghabiskan hari-harinya di tempat tidur di kamarnya. Usianya 13 tahun tapi hanya mengkonsumsi bubur saset dan biskuit hanya yang lembut-lembut," lanjut Anang.

Sejak saat itu Anang rutin mengunjungi kediaman bocah tersebut, setiap kali datang dia membawa makanan kesukaan Ridwan. "Saya benar-benar tersentuh, Ridwan ini selain tidak bisa berjalan dia juga tidak bisa berbicara. Setiap saya datang selalu disambut senyuman, badannya bergerak-gerak seperti menyambut," cerita Anang.

"Saya masih ingat saat itu tanggal 7 November, Bu Idah curhat dia sangat ingin sekali Ridwan bisa berjemur terkena matahari karena putranya setiap pagi hanya bisa tiduran di kamar. Dia juga cerita pernah beberapa kali minta bantuan kursi roda ke aparat desa sampai Dinas Sosial (Dinsos) namun tidak terkabul," sambungnya.

Anang kemudian teringat temannya yang bertugas melakukan pengamanan di Kementrian Sosial (Kemensos) dia kemudian menghubungi rekannya itu. "Namanya Bripka Eko Sukardi, dia teman satu angkatan. Saya masih punya nomor telepon dia, saya hubungi dan curhat mengenai kondisi dan mimpi Ridwan untuk punya kursi roda," ujarnya.

Gayung bersambut, Eko menyarankan Nanang untuk mengirimkan email permintaan. "Saya diminta kirim email, saat itu saya buat disertai penjelasan singkat dan foto-foto kondisi Ridwan," imbuhnya.

Cerita berlanjut hingga seminggu kemudian, Anang mendapat kabar jika kursi roda siap untuk diambil. Anang kemudian izin ke pimpinannya untuk berangkat ke Gedung Kementrian Sosial di Jakarta.

"Sepulang dari Jakarta dua hari kemudian saya langsung mengarah ke kediaman Ridwan dan menyerahkan kursi roda tersebut. Bu Idah dan suaminya menyambut, saya terharu melihat suami istri tersebut menangis melihat kursi roda untuk Ridwan," ucapnya menceritakan momen penyerahan kursi roda.

Persahabatan antara Bripka Anang dan Ridwan berlanjut hingga hari ini, ketika ada rezeki lebih dia selalu mendatangi keluarga Ridwan untuk sekedar memberikan bantuan.

"Mereka masih punya mimpi, mereka ingin agar Ridwan bisa berjalan dan berkomunikasi dengan baik. Keterbatasan biaya membuat mereka sulit untuk mewujudkan itu, saya hanya berharap kehadiran saya untuk mereka menjadi penyemangat mereka untuk tetap merawat Ridwan dengan baik selayaknya anak-anak lainnya," pungkas dia.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed