DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 14:26 WIB

Medsos untuk Kampanye, KPU Jabar: Boleh, Tapi Harus Dilaporkan

Mochamad Solehudin - detikNews
Medsos untuk Kampanye, KPU Jabar: Boleh, Tapi Harus Dilaporkan Foto: Ilustrasi Pilgub Jabar. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Bandung - KPU Jawa Barat memperbolehkan setiap bakal pasangan calon kepala daerah di Pilgub Jabar untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye. Namun para calon kepala daerah tersebut wajib melaporkan akun media sosial yang digunakan ke KPU.

Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan proses pengawasan saat masa kampanye berlangsung. Selain itu juga untuk mengantisipasi terjadinya kampanye hitam atau pelanggaran lainnya.

Komisioner KPU Jabar Agus Rustandi mengungkapkan, berdasarkan PKPU Nomor 4/2017 diatur bila setiap pasangan calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada Serentak diperbolehkan memiliki akun media sosial untuk keperluan kampanye.

Hanya saja, akun media sosial yang digunakan mulai dari facbook, twitter, instagram harus dilaporkan ke KPU dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). "Akun ini harus disampaikan jenis-jenis akunnya ke KPU mulai dari twitter, facebook, instagram dan lain-lain," kata Agus, saat dihubungi, Jumat (19/1/2018).

Akun media sosial ini, lanjut Agus, harus sudah dilaporkan paling lambat tanggal 14 Februari atau satu hari sebelum masa kampanye dimulai. "Tanggal 14, pasangan calon
(paslon) atau tim kampanye harus sudah menyampaikan jenis-jenis akun apa saja yang digunakan untuk berkampanye," ujar Agus.

Menyinggung soal akun media sosial yang digunakan oleh kelompok atau perseorangan yang ikut menyosialisasikan pasangan calon namun tidak laporkan, Agus menjelaskan, tidak menjadi masalah. Karena secara aturan tidak ada larangannya.

Pihaknya hanya bisa mengimbau kepada setiap pasangan calon untuk menyampaikan juga bila ada kelompok atau perseorangan yang ikut menyosialisasikan pasangan calon tertentu.

"Tidak ada larangan setiap orang atau kelompok ikut menyosialisasikan melalui media sosial. Tapi kami imbau kepada pasangan calon bila ada orang atau kelompok yang ikut sosialisasi kampanye atas nama paslon mohon disampaikan. Karena nanti biar Bawaslu juga bisa memantau," tandasnya.

Sekedar informasi, masa kampanye Pilgub Jabar 2018 akan dimulai pada tanggal 15 Februari-23 Juni 2018 mendatang. Dalam masa kampanye ini setiap pasangan calon diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai program yang akan ditawarkan kepada masyarakat.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed