DetikNews
Jumat 19 Januari 2018, 13:31 WIB

Temuan Bungker di Karamat Sukabumi Masih Misteri

Syahdan Alamsyah - detikNews
Temuan Bungker di Karamat Sukabumi Masih Misteri Proses penggalian di lokasi penemuan bungker. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Bandung -

[Gambas:Video 20detik]


Tim Speleologi dan Caving Sukabumi (Spelcabumi) menghentikan penggalian bangunan mirip bungker di Kampung Karamat. Penemuan bangunan bawah tanah itu meninggalkan misteri.

Baca juga: Penggalian Bungker Karamat Sukabumi Dihentikan

Penggalian secara keilmuan di lokasi tersebut sudah dilakoni Spelcabumi. Sejumlah sampel seperti tanah dan batu bata dibawa tim tersebut.

"Kalau penggalian secara sains dan keilmuan sudah kita hentikan walau sebetulnya masih banyak misteri di sekitar bangunan mirip bungker tersebu," kata Ferry Saputra, pembina sekaligus pendiri Spelcabumi, melalui sambungan telepon, Jumat (19/1/2018).

Baca juga: Begini Penampakan Bungker Karamat Sukabumi dari Dalam

Kini tersiar kabar penggalian 'bungker' di belakang rumah warga Kota Sukabumi itu akan dilanjutkan oleh pemilik tanah. Kabar tersebut dibenarkan Ferry.

"Saya dapat informasi jika pihak keluarga akan melakukan penggalian secara spiritual," ucap Ferry.
Temuan Bungker di Karamat Sukabumi Menyisakan MisteriLokasi penemuan bungker di Kampung Karamat SUkabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Ia menjelaskan penggalian kembali di tempat tersebut menjadi ranah pribadi dari pemilik tanah. "Itu ranah pribadi, tapi memang mereka masih merasa penasaran dengan informasi ditemukannya peti di tempat tersebut," kata Ferry.

Penemuan ruang bawah tanah ini bermula saat Susatyo (76), pemilik rumah, meminta bantuan dua orang penggali yang masih warga setempat untuk membuat septic tank. Baru digali sedalam sekitar dua meter, dua penggali masing-masing Fajar Wibawa (31) dan Deden Maulana (35) keheranan lantaran linggis yang dipakainya mengeruk tanah di belakang rumah itu membentur benda keras. Berkali-kali dihantam, linggisnya malah terpental.

Fajar dan Deden kemudian membersihkan dinding tembokan tersebut, keduanya juga sempat mengira jika tembokan yang mereka hantam itu adalah makam tua.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed