DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 17:59 WIB

Mengintip Harta Kekayaan 4 Bakal Calon Wali Kota Bandung 2018

Tri Ispranoto - detikNews
Mengintip Harta Kekayaan 4 Bakal Calon Wali Kota Bandung 2018 ilustrasi Kantor KPU Kota Bandung/Foto: Tri Ispranoto
Bandung - KPU Kota Bandung secara resmi telah menerima empat pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung yang akan maju dalam Pilwalkot Bandung 2018. Salah satu syarat untuk maju, para calon harus melampirkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke KPK.

Selasa (16/1/2018) sore detikcom mencoba menelusuri LHKPN keempat bakal calon wali kota melalui situs resmi milik KPK. Mereka adalah Dony Mulyana Kurnia, Nurul Arifin, Yossi Irianto dan Oded M Danial.

Dony yang merupakan satu-satunya calon dari jalur independen terakhir kali membuat LHKPN pada 28 Juli 2015 saat maju sebagai Calon Wakil Bupati Bandung 2015-2020.

Saat itu pria yang menyebut dirinya sebagai 'Teman Seangkatan Ridwan Kamil' memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 6.179.538.897. Jumlah tersebut terdiri dari Rp 5,827 miliar harta tidak bergerak, Rp 562 juta alat transportasi, Rp 160 juta harta bergerak, Rp 202.538.897 giro setara kas dan hutang sebesar Rp 1 miliar.

Calon kedua yakni Nurul Arifin terlihat sudah membuat LHKPN sebanyak dua kali saat ia menjabat sebagai Anggota DPR RI Periode 2009-2014. Pada laporan pertama tanggal 17 Desember 2009, Nurul memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 4.874.157.068. Sementara pada laporan kedua tanggal 17 Desember 2014, kekayaan Nurul meningkat dua kali lipat menjadi Rp 9.638.927.007.

Sementara itu Yossi yang kini masih menjabat sebagai Sekda Kota Bandung telah membuat LHKPN sebanyak empat kali. Kali pertama Yossi melapor pada 9 Agustus 2006 sebagai Kadis Pendapatan Kota Bandung dengan total kekayaan Rp 321.009.334.

Laporan kedua pada 30 September 2008, Yossi kembali melapor sebagai Kadis Pendapatan Kota Bandung dengan total kekayaan naik tiga kali lipat menjadi Rp 1.045.375.906. Ketiga, Yossi kembali melapor sebagai Kadis Pendapatan Kota Bandung pada 20 Juli 2010 dengan total mencapai Rp 1.238.303.194.

Terakhir kali Yossi melapor sebagai Sekda Kota Bandung pada 3 Januari 2014 dengan total harta kekayaan mencapai Rp 1.709.714.464 atau naik hampir enam kali lipat dari pertama kali membuat LHKPN.

Calon terakhir, Oded M Danial, yang kini masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bandung telah melapor sebanyak dua kali. Pertama Oded melapor sebagai Anggota DPRD Kota Bandung pada 18 Desember 2003 dengan total kekayaan hanya Rp 2 juta.

Sementara LHKPN terakhir pada 26 Maret 2013, Oded yang melapor sebagai Calon Wakil Wali Kota Bandung memiliki kekayaan yang meningkat mencapai Rp 96.872.390. Jumlah tersebut terdiri dari Rp 934.372.390 total harta dan sisanya dikurangi hutang yang mencapai Rp 847.500.000.

Dalam kesempatan berbeda Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarok pernah mengungkapkan jika keempat pasangan sudah membuat LHKPN terbaru. Namun hal itu belum sah lantaran masih dalam bentuk tanda terima dari KPK.

"Sama halnya dengan surat keterangan pailit yang hampir semua calon belum. Baru tanda terima saja," ujarnya.

Rifqi berharap keempat pasangan calon bisa segera memenuhi dan melampirkan LHKPN yang sudah disahkan oleh KPK sebagai salah satu sarat sah seseorang bisa maju dalam Pilwalkot Bandung.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed