Beras Mahal, Pemkot Bandung Gelar Operasi Pasar di 10 Kecamatan

Tri Ispranoto - detikNews
Senin, 15 Jan 2018 11:26 WIB
Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Bandung menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) untuk mengendalikan harga beras medium yang saat ini sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Kadispangtan) Elly Wasliah mengatakan OPM kali ini dilakukan di sepuluh kecamatan. Khusus hari ini, Senin (15/1/2017), OPM digelar di Kecamatan Andir dan Rancasari.

"OPM ini akan kita gelar sampai pertengahan Februari nanti. Kali ini kita gelar di sepuluh kecamatan yang padat penduduk dan yang antusiasme warganya tinggi," ujar Elly saat ditemui di Kantor Kecamatan Andir, Jalan Srigunting, Kota Bandung.

Elly mengatakan pemerintah telah menetapkan HET beras medium sebesar Rp 9.450/kg. Namun pada kenyataannya para pedagang sudah menjual beras jenis tersebut pada kisaran Rp 11.500/kg atau naik sekitar 18-20 persen.

Beras Mahal, Pemkot Bandung Gelar Operasi Pasar di 10 KecamatanFoto: Tri Ispranoto


Untuk itu, kata Elly, pihaknya menggelar OPM bekerjasama dengan Bulog. Dalam OPM kali ini pemerintah menyediakan jenis beras medium dengan harga Rp 8.200/kg yang bisa dibeli minimal 5 kg dan maksimal 15 kg.

"Beras ini khusus untuk warga tidak boleh untuk pedagang. Tidak boleh juga diperjualbelikan," ucapnya.

Elly memastikan stok beras medium di Bulog Sub Bandung aman yakni mencapai 6.000 ton. Bahkan untuk setiap OPM, pihaknya menyediakan delapan ton persatu titik. Hal itu bisa saja ditambah jika permintaan melonjak.

"Untuk Kota Bandung tidak perlu khawatir karena harga akan berangsur normal. Karena Februari nanti Jabar sebagai lumbung padi nasional sudah memasuki masa panen," ujar Elly.

Beras Mahal, Pemkot Bandung Gelar Operasi Pasar di 10 KecamatanFoto: Tri Ispranoto
(ern/ern)