Pasangan pertama yang mendaftar sebagai balon bupati dan wakil bupati yaitu Kalinga-Dian Hernawa Susanti yang diusung PKS dan Gerindra. Kalingan-Dian Hernawa mendaftar pada Selasa (9/1/2018), berkas pasangan calon tersebut dinyatakan lengkap.
Setelah Kaling-Dian Hernawa, keesokan harinya, Rabu (10/1/2018) pasangan Sunjaya Purwadisastra-Imron Rosadi mendaftar. Pasangan Sunjaya-Imron berstatus sebagai petahana yang diusung PDI Perjuangan. Berkas persyaratan pandaftaran pasangan ini pun dinyatakan lengkap oleh KPU Kota Cirebon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bergeser ke pasangan keempat. Pasangan keempat yang mendaftar di KPU Kabupaten Cirebon merupakan kejutan politik jelang Pilbup Cirebon. Dimenit-menit akhir penutupan pendaftaran, mantan Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes yang juga merupakan pelawak, Nurul Qomar mendaftar sebagai bakal calon (balon) Wakil Bupati Cirebon mendampingi Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, Mochamad Lutfi sebagai balon Bupati Cirebon.
Pasangan Lutfi-Qomar diusung PKB-Nasdem. Padahal, sebelumnya Nasdem turut menghantar pasangan Sunjaya-Imron untuk mendaftar. Namun, Nasdem menarik dukungan terhadap petahana. Hingga akhirnya menaruh hati ke Lutfi-Qomar. Nasdem memilih mencalonkan Qomar ketimbang hanya menjadi partai pendukung petahana. Berkas pendaftaran Lutfi-Qomar pun dinyatakan lengkap.
Keempat pasangan balon bupati dan wakil bupati itu bakal menjalani pemeriksaan kesehatan di Kota Bandung. Ketua KPU Kabupaten Cirebon Saefuddin Jazuli mengatakan pihaknya akan melakukan penelitian terhadap berkas persyaratan keempat pasangan tersebut.
"Kita akan meniliti keabsahan berkas persyaratannya selama tujuh hari, terhitung sejak pertama hari pendaftaran. Nanti tanggal 12 Februari akan melakukan rapat pleno untuk menetapkan calon bupati dan wakil bupati, besoknya pengundian nomor urut," katanya kepada detikcom usai menerima pendaftaran Lutfi-Qomar, Kamis (11/1/2018). (avi/avi)











































