Mencair, PDIP Golkar PKB Akhirnya Berkoalisi di Pilwakot Sukabumi

Mencair, PDIP Golkar PKB Akhirnya Berkoalisi di Pilwakot Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 10 Jan 2018 11:45 WIB
Mencair, PDIP Golkar PKB Akhirnya Berkoalisi di Pilwakot Sukabumi
hanafie-Jona/Foto: istimewa
Sukabumi - Sempat meradang karena merasa namanya dicatut oleh Partai Golkar dan PKB, Hanafie Zain Bakal Calon (Balon) walikota dari PDI-P akhirnya bersedia menjadi Balon Wakil Walikota (Wawako) mendampingi Jona Arizona ketua DPD Partai Golkar.

Keputusan itu diambil setelah pertemuan dan konsolidasi alot yang dilakukan ketiga partai tersebut hingga sekira pukul 03.00 WIB, Rabu (10/1/2018).

"Melalui komunikasi yang dilakukan sampai jam 3 pagi, akhirnya sepakat mencair Pertimbangannya, kita realistis daripada saling bersikukuh mempertahankan argumen kita masing-masing lebih baik mencari titik temu," kata Tedi Untara, Sekretaris PDIP Kota Sukabumi melalui sambungan telepon kepada detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Balon Walkot Sukabumi dari PDIP Meradang Namanya Dicatut Golkar
Dijelaskan Tedi, saat ini pihaknya lebih melihat kepada realitas jika koalisi PDIP dan Golkar adalah peluang yang sangat besar untuk memenangkan Pilwakot Sukabumi ditambah kehadiran PKB yang ikut mewarnai dan memberikan kontribusi dalam koalisi tersebut.

"Kita melihat realitas politis, Golkar sebagai pemenang Pemilu ditambah kehadiran PKB yang mewarnai dan memberikan kontribusi kepada koalisi kita. Pak Hanafie setelah berdialog beliau sepakat untuk sama-sama membangun Kota Sukabumi, sebagai bagian dari PDIP apa yang ditugaskan partai dia bersedia karena ini sudah kewajibannya," beber Tedi.

Seperti sempat diberitakan sebelumnya, Hanafie Zain meradang setelah namanya tiba-tiba muncul dalam Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Partai Golkar untuk mendampingi ketua DPD Golkar Kota Sukabumi Jona Arizona sebagai Wakil Wali Kota.

Hanafie kemudian mendatangi Mapolres Sukabumi Kota untuk mengklarifikasi hal itu, bahkan lebih lanjut dia akan melaporkan pencatutan nama tersebut agar diproses secara hukum. (avi/avi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads