Minuman Oplos Tewaskan 9 Orang Berbahan Kimia Pembersih Mesin

Wisma Putra - detikNews
Senin, 08 Jan 2018 13:34 WIB
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara melihat cairan racikan yang diminum para korban. (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Cimahi - Polisi masih mendalami penyelidikan insiden minuman oplos yang menewaskan sembilan orang warga di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Racikan minuman bahan kimia itu memiliki efek buruk.

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menyebutkan bahan kimia yang digunakan untuk membersihkan mesin pabrik celup itu diolah menjadi minuman. "Anggota kami melakukan penyelidikan ke pabrik, menurut saksi yang selamat bahwa bahan-bahan itu terdiri alkohol, Na2S203 (hydro), H202 (peroksida), NaCLO (byclin), NaOH (caustyc) dan scopinos (sabun) dicampurkan," ucap Rusdy di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, Senin (8/1/2018).

Baca juga: Korban Tewas Minuman Oplos Sabun di Bandung Barat Jadi 9 Orang

Dia memastikan sembilan orang tewas akibat menenggak minuman oplosan itu tidak ada unsur bunuh diri. "Hasil penyelidikan, tidak ada indikasi bunuh diri atau stres. Sebelas orang ini mencampur bahan-bahan yang ada di dalam pabrik dan diracik menjadi sebuah minuman," tutur Rusdy.

Ia menuturkan reaksi minuman oplosan itu membuat korban menderita. "Menurut korban yang selamat, reaksinya mata buram, dada panas merasa sakit, pusing dan mual-mual," tuturnya.

Rusdy mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi minuman oplosan dan jenis minuman keras. "Kami juga menggalakkan dan mengintensifkan razia miras," ucap Rusdy. (bbn/bbn)