DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 13:23 WIB

Ratusan Biker 'Hobi' Langgar Garis Berhenti di Bandung

Tri Ispranoto - detikNews
Ratusan Biker Hobi Langgar Garis Berhenti di Bandung Pelanggaran lalin di Bandung/Foto: istimewa
Bandung - Dishub Kota Bandung kembali merilis data pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara roda dua dan roda empat di Kota Bandung.

Dari hasil pencatatan periode 1-7 Januari 2018 di 38 persimpangan di Kota Bandung tercatat jumlah pelanggar mencapai 1.0enam7 kendaraan. Jumlah tersebut terdiri dari 265 roda empat/lebih dan 802 roda dua.

"Periode pengambilan data itu satu jam setiap harinya dengan waktu yang berbeda, bisa pagi atau sore. Untuk satu persimpangan kita ambil sampel satu kali dalam seminggu," ujar Kasi Manajemen Lalu Lintas Dishub Kota Bandung Sultoni saat dihubungi detikcom, Senin (8/1/2018).

Pada minggu ini pelanggaran paling banyak dilakukan adalah melebihi stop line dengan 407 kasus, disusul oleh berhenti di zebra cross 270 kasus, mobil berhenti di RHK (ruang henti khusus) 197 kasus, pelanggaran lain (lawan arus dan lain-lain) 182 kasus, tidak mengenakan helm 41 kasus, roda dua kelebihan penumpang satu kasus dan merokok di persimpangan satu kasus.

Masih dalam data yang sama, terdapat 10 persimpangan dengan jumlah kasus pelanggaran tertinggi. Posisi pertama adalah M Toha dengan 179 pelanggaran, Kopo 99 pelanggaran, Padasuka 80 pelanggaran, Cihampelas-Ciumbuleuit 7enam pelanggaran, Pasirkoja 59 pelanggaran.

Selanjutnya Buahbatu 49 pelanggaran, Ahmad Yani-Laswi 49 pelanggaran, Sulanjana 48 pelanggaran, Ujungberung 48 pelanggaran dan terakhir Gudang Utara 34 pelanggaran.

"Dari 10 persimpangan itu pelanggaran paling banyak terjadi adalah tidak mengenakan helm, berhenti di zebra cross, roda empat berhenti di RHK dan kendaraan melebihi stop line," katanya.

Sultoni berharap data tersebut bisa memacu warga untuk lebih tertib berlalu lintas. "Dan kita tidak akan henti-hentinya melakukan imbauan agar warga selalu tertib. Ini semua demi kenyamanan dan keselamatan kita semua," tandas Sultoni.
(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed