Informasi dihimpun, jasad korban pertamakali diketahui oleh Asep Dikdik seorang staf DKM Masjid Agung. Saat itu Asep curiga karena melihat salah satu pintu tertutup rapat. Dia kemudian mengabari Fadli rekannya sesama pengurus DKM.
"Saya enggak berani melihat, makanya saya minta tolong teman saya. Oleh teman saya itu dilihat dari atas ternyata ada orang, posisinya menelungkup dengan kaki terlipat ke arah ember," kata Asep, di lokasi kejadian kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban diketahui bernama Asep (57), warga yang tinggal tidak jauh dari Masjid Agung. Menurut keterangan Ade Royani petugas keamanan masjid, korban sempat terlihat malam tadi dengan kondisi lemas dan sesak nafas.
"Semalam beliau ini sempat terlihat tidur di sini, batuk-batuk dan sesak nafas. Sampai sekitar jam 2 pagi almarhum masih terlihat, mungkin baru pagi tadi ke toilet," cerita Ade.
Kerabat korban mendatangi masjid agung, mereka masih terlihat shock dengan kepergian korban. "Korban meninggalkan 3 anak, posisinya baru resign dari salah satu perusahaan kendaraan bermotor. Terakhir yang saya tahu dia punya sesak napas," singkat Lisda (45) adik korban.
Petugas kepolisian dari Polsek Cikole, Resor Sukabumi Kota saat ini terlihat masih melakukan olah TKP. Garis polisi sudah terpasang di pintu masuk toilet yang berada di bagian bawah masjid tersebut. (ern/ern)











































