Polisi Antisipasi Daerah Rawan Konflik di Garut Saat Pilkada 2018

Polisi Antisipasi Daerah Rawan Konflik di Garut Saat Pilkada 2018

Hakim Ghani - detikNews
Jumat, 05 Jan 2018 10:56 WIB
Polisi Antisipasi Daerah Rawan Konflik di Garut Saat Pilkada 2018
Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saat apel gelar pasukan pengamanan Pilkada 2018. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Bandung - Polisi menyoroti sejumlah daerah rawan konflik di Kabupaten Garut saat gelaran Pilkada 2018. Aparat keamanan siap mengantisipasi gesekan masyarakat berkaitan Pilbup Garut.

"Deteksi dini tetap kita mainkan. Potensi rawan selalu ada, pada prinsipnya ada. Perlu diantisipasi," kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna usai memimpin apel gelar pasukan Ops Mantap Praja di Mapolres Garut, Jalan Suherman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (5/1/18).

Ada sejumlah wilayah yang diprediksi berpotensi terjadi konflik saat gelaran Pilbup Garut 2018. Budi menjelaskan daerah-daerah tersebut terdapat di selatan Garut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Khususnya wilayah pantai. Seperti Pamengpeuk, Cikelet," ujarnya.

Budi menegaskan telah membentuk Tim Huru-Hara yang siap dikerahkan saat terjadi konflik. "Ada Tim Huru-Hara, on call. Tapi tetap lah, kita berharap agar Pilkada di Garut ini berjalan aman dan lancar," ujar Budi.

Tim tersebut nantinya bergerak ke wilayah-wilayah yang telah diprediksi rawan konflik. "Sifatnya insidental. Di mana dibutuhkan, tim bergerak cepat," katanya.

Ratusan personel Polres Garut siap mengawal Ops Mantap Praja sejak hari ini hingga masa pelantikan kepala daerah baru pada Juli 2018 mendatang.

"Total ada 867 (personel), sisanya backup dari TNI. Selain turun langsung ke lapangan kita melakukan imbauan juga kepada masyarakat untuk selalu tertib," tutur Budi. (bbn/bbn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads