Kepala BBKSDA Jabar Sustyo Iriyono mengatakan tingginya penyelamat satwa liar ini tak lepas dari kesadaran masyarakat. Pada 2017, BBKSA Jabar hanya bisa menyelamatkan 122 ekor satwa liar.
"Tahun ini (2017) meningkat tajam, ini tak lepas peran serta dan kesadaran masyarakat untuk menyerahkan satwa liar yang mereka pelihara," kata Sustyo di kantor BBKSDA Jabar, Jalan Gedebage, Kota Bandung, Jumat (29/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini kami sudah melakukan pelepas liaran 425 satwa liar jenis burung paling banyak," tuturnya.
"Sebagian besar yang kami selamatkan merupakan satwa dilindungi," ucap Sustyo menambahkan.
Ia menuturkan penyelamatan satwa liar ini bukan hanya dari penyerahan masyarakat, tetapi juga penegakan hukum. Bahkan, sambung dia, beberapa kasus tengah berproses di pengadilan.
"Tahun ini ada sekitar lima kasus perdagangan satwa liar sudah masuk di pengadilan. Kalau masyarakat yang memelihara masih ada toleransi, kami melakukan pendekatan persuasif," kata Sustyo (bbn/bbn)











































