DetikNews
Minggu 17 Desember 2017, 12:36 WIB

Massa FPI dan API Gelar Aksi Bela Palestina di Bandung

Mukhlis Dinillah - detikNews
Massa FPI dan API Gelar Aksi Bela Palestina di Bandung Massa pembela Palestina membakar kertas bergambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Muklis Dinillah/detikcom)
Bandung - Aksi pembebasan Palestina dari cengkeraman Israel tidak hanya menggema di kawasan Monas, Jakarta. Di Bandung, massa dari Aliansi Pergerakan Islam (API) dan Front Pembela Islam (FPI) menggelar kegiatan serupa.

Aksi bela Palestina ini berlangsung di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Minggu (17/12/2017). Massa didominasi menggunakan pakaian putih-putih dengan membawa atribut bendera Palestina.

Dalam aksi, massa sempat membakar kertas bergambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Mereka mengecam pernyataan Trump soal klaim Yerusalem ibu kota Israel. Massa juga membakar kertas bergambar bendera Israel.

Ketua DPD FPI Jabar Abdul Qohar mengatakan perlawanan terhadap Israel dan AS harga mati. Pasalnya, sambung dia, kedua negara tersebut menjajah Yerusalem yang merupakan kota suci umat Islam dunia.

"Perlawanan terhadap Israel dan AS harga mati. Karena Palestina (Yerusalem) merupakan kiblat pertama kita dan tempat rasul Isra Miraj," kata Qohar dalam orasinya.

Ia mengajak masyarakat Jabar untuk melakukan jihad ke Palestina. Bahkan, secara pribadi, Qohar sudah meminta izin kepada istri dan keempat anaknya untuk ikut berjihad apabila keadaan mendesak.

"Kami ingin ada pembukaan pendaftaran untuk mujahidin. Tapi tentu harus seizin orang tua atau keluarga. Saya pribadi sudah izin kalau memang gerbang jihad dibuka untuk Palestina," ucap Qohar.
Massa FPI dan API Gelar Aksi Bela Palestina di BandungMassa menggelar aksi bela Palestina di depan Gedung Sate Bandung. (Foto: Muklis Dinillah/detikcom)
Ketua API Jabar Asep Syaifudin menuturkan alasan menggelar aksi di Bandung ketimbang bergabung dengan massa di Monas, Jakarta. Pihaknya ingin perlawanan terhadap Israel dan AS juga menggema di Bandung.

"Kita bersama FPI memilih aksi di Gedung Sate (Bandung), tidak memilih di JKT, karena kami mendukung Jabar jadi Gaza Indonesia," tutur dia.

Ia berharap semangat juang masyarakat Jabar untuk menyelamatkan Palestina sama seperti warga Gaza. Ia mencontohkan kelompok pemberontak sipil Hamas yang berani melawan tentara Israel dan AS.

"Kita berdoa mudah-mudahan di Gaza ada Hamas, di Jabar ada API dan FPI yang siap melawan penjajah," kata Asep.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed