DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 22:56 WIB

Deddy Mizwar Sentil PLN Soal Warga yang Belum Teraliri Listrik

Mukhlis Dinillah - detikNews
Deddy Mizwar Sentil PLN Soal Warga yang Belum Teraliri Listrik Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyebut masih ada segelintir masyarakat yang tinggal di daerah pembangkit energi tapi belum teraliri listrik. Ia meminta PLN memprioritaskan masyarakat sekitar daerah penghasil energi listrik tersebut.

Hal itu disampaikan Deddy saat menerima kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (15/12/2017). Pertemuan itu dihadiri Wakil Ketua Herman Khoeron dan anggota lainnya termasuk sejumlah BUMN mitra Komisi VII.

"Ada daerah-daerah penghasil energi malah di sekitar situ ada desa-desa yang belum teraliri listrik ini yang harus menjadi perhatian PLN," kata Deddy dalam sambutannya.

Ia menuturkan masih ada beberapa desa di sekitar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sumuradem Indramayu yang belum teraliri listrik. Selain itu, beberapa desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terdekat dari Waduk Saguling mengalami hal sama.

"Jadi kita ingin setiap daerah yang penghasil energi itu, di sekelilingnya minimal desanya teraliri litrik. Jangan sampai tidak. Harusnya PLN mengakomodir dan mendata karena dia yang beli dan menyalurkan, sebaiknya itu jadi priorita ," ungkap dia.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khoeron mengatakan masih adanya masyarakat yang belum teraliri listrik memang masih menjadi pekerjaan rumah. Sebab, sambung dia, akses distribusi ke daerah-dearah terpencil membutuhkan biaya besar.

"Kendalanya biasanya berada di perkampungan kecil, menarik jaringan sulit siasanya. Tentu butuh biaya besar juga," jelas dia.

Ia mengatakan ketersediaan listrik memang harus tetap dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi rasa keadilan. Sehingga, sambung dia, butuh skema lain untuk tetap bisa mendistrubusikan listrik ke daerah-daerah terpencil.

"Bisa dikembangkan dengan enegi baru terbarukan, seperti solar cell dan mikro hidro. Jadi kalau basisnya membangun jaringan terlalu mahal, bisa dikonversi dengan energi baru terbarukan itu sedang didorong," tutur dia.

Direktur Regional PLN Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin mengatakan pendistribusian jaringan listrik di Jabar sudah mencapai 99,85 persen. Pihaknya menargetkan pada tahun 2019 seluruh daerah di Jabar akan teraliri listrik.

"Ada beberapa daerah yang kemarin diresmikan (distribusi listrik) oleh Wagub (Demiz) di daerah perbatasan Garut 322 dusun. Rencananya nanti ada 600 dusun lagi di April. Instalasi dan biaya sambungan bantuan dari Pemprov Jabar," ungkap dia.

Menanggapi 'sentilan' Demiz, Amir mengaku belum menerima laporan adanya warga di sekitar PLTU Sumuradem yang belum teraliri listrik. Ia menduga masyarakat di daerah itu tidak punya kemampuan menyambung listrik atau jaringan PLN belum terkoneksi.

"Nanti kita cek, saya belum menerima informasi. Tapi ada dua kemungkinan listrik belum ada, pertama masyarakatnya belum punya kemampuan menyambung listrik PLN dan daerah itu jaringan listriknya belum sampe sana," kata dia.

Menurutnya PLN mempunyai cadangan listrik mencapai 10.000 Megawatt. "Jadi ketika jaringan sudah terpasangan, PLN siap mendistribusikan," tambah Amir.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed