DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 13:17 WIB

Dinkes Cirebon Segera Tes Darah Pekerja Gudang Limbah Medis

Sudirman Wamad - detikNews
Dinkes Cirebon Segera Tes Darah Pekerja Gudang Limbah Medis Limbah medis. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Kabupaten Cirebon - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon segera tes darah para pekerja yang berkerja di gudang atau tempat usaha rongsok yang mengolah limbah medis. Mereka berisiko tertular penyakit akibat dampak limbah medis.

Baca juga: KLHK: Pengolahan Limbah Medis di Cirebon Tak Sesuai Prosedur

Pengambilan darah tersebut guna memastikan kondisi kesehatan para pekerja gudang limbah alat medis di Kecamatan Panguragan., Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Sebab, hasil sidak yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di gudang rongsok pengelola limbah alat medis rumah sakit itu, ditemukan ratusan karung berisi alat medis, seperti jarum suntik, sampel darah, kantong infus, dan lainnya.

KLHK dan Dinkes Kabupaten Cirebon waswas para pekerja tertular penyakit berbahaya. "Memang kami akan memeriksa kesehatan para pekerja, nanti akan dilakukan Puskesmas Panguragan dalam pelaksanaannya dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan," kata Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinkes Kabupaten Cirebon Jajang Prihata saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon seluler, Jumat (15/12/2017).

Baca juga: Hiii... Limbah Alat Medis di Cirebon Dapat Tularkan HIV

Baca juga: Pembuang Limbah Medis di TPS Liar Cirebon Bisa Dipidanakan

Jajang mengaku pengecekan kesehatan para pekerja di gudang pengolahan limbah medis itu rencananya berlangsung kemarin, bersamaan dengan sidak oleh KLHK. Namun situasi sempat tak kondusif lantaran adanya perlawanan dari para pekerja.

Kini Dinkes Kabupaten Cirebon memilih menunggu situasi kondusif. "Sebenarnya kami ingin melakukan tes darah kepara para pekerjanya. Tapi kemarin (Kamis) itu tidak memungkinkan. Padahal kemarin alat pemeriksaan kesehatan dan petugas kami sudah siap. Untuk waktunya kita koordinasi dulu, saat ini Kadinkes sedang berada di luar kota," ucapnya.

Selanjutnya nanti, Dinkes Kabupaten Cirebon menjadwalkan pemeriksaan darah untuk warga setempat. "Sementara pekerja dulu karena memiliki resiko tinggi tertular penyakit. Ke depannya bisa masyarakat sekitar," kata Jajang.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed