Kasus Wabah Difteri di Jabar Terus Bertambah

Mukhlis Dinillah - detikNews
Kamis, 14 Des 2017 14:29 WIB
Foto: Infografis
Bandung - Difteri masih mewabah beberapa daerah di Jawa Barat (Jabar). Bahkan jumlahnya cenderung meningkat hingga tercatat saat ini mencapai 153 kasus dengan penyebaran terbesar di Kabupaten Purwakarta.

Kepala Seksi Surveilan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar Yus Ruseno mengatakan peningkatan jumlah kasus ini terjadi di Karawang dan Kabupaten Bogor. Namun, masih dalam tahap observasi.

"Penambahan pasien itu baru laporan belum tentu positif. Yang (pasien) baru-baru masih menunggu kontrol. Tapi gejalanya sudah kelihatan," kata Yus saat dihubungi via telepon genggam, Kamis (14/12/2017).

Ia menuturkan penambahan jumlah kasus difteri yang terjadi di Karawang dan Kabupaten Bogor tersebut menyasar anak-anak. Sebab, sambung dia, penyakit menular ini memang rentan menyerang anak-anak.

"Kebanyakan memang menyasar anak-anak, karena masih rentan," ucapnya.

Yus meminta masyarakat yang belum melakukan imunisasi segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Sebab, sambung dia, rata-rata yang terjangkit difteri belum pernah mendapatkan imunisasi.

"Karena rata-rata yang kena difteri, masa kecilnya tidak diimunisasi. Jadi kami minta yang merasa belum diimunisasi (difteri) agar mau diimunisasi," tutur Yus.

Jumlah kasus difteri di Jabar pada Selasa (12/12) tercatat 121 kasus. Namun, dua hari berselang jumlah kasusnya meningkat jadi 153. Hari Minggu lalu, satu orang penderita difteri asal Garut meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di RSUD Slamet. Sehingga korban meninggal jadi 14 orang. (bbn/bbn)