DetikNews
Kamis 14 Desember 2017, 13:40 WIB

Survei LSID: Aa Gym dan Uu Cawagub Potensial Ridwan Kamil

Mukhlis Dinillah - detikNews
Survei LSID: Aa Gym dan Uu Cawagub Potensial Ridwan Kamil Foto: Tri Ispranoto
Bandung - Uu Ruzhanul Ulum lebih unggul dibandingkan kandidat cawagub lainnya dari partai koalisi pendukung Ridwan Kamil. Namun Uu kalah dibandingkan Abdullah Gymnastiar yang dianggap lebih potensial mendampungi Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018.

Hal itu berdasarkan hasil survei Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi (LSID) 'Pemetaan Cagub dan Cawagub Jabar' di Centropunto, Jalan Trunojoyo, Kota Bandung, Kamis (14/12/2017). Survei dilakukan 30 November - 8 Desember dengan 630 responden di Jabar.

Direktur Eksekutif LSID Dedi Barnadi mengatakan Aa Gym cawagub potensial Ridwan Kamil dengan 22,8 persen. Posisi kedua ada nama Uu Ruzhanul Ulum 19,8 persen, Daniel Muttaqien 12,3 persen, Maman Imanulhaq 10,4 persen dan Syaiful Huda 9,7 persen.

"Tapi persoalannya Aa Gym sejauh ini belum menunjukkan sikap akan maju atau tidak di Pilgub Jabar," kata Dedi dalam pemaparannya.

Ia menuturkan LSID melakukan simulasi kedua tanpa nama Aa Gym. Dalam survei ini, Uu Ruzhanul Ulum unggul dengan 23,8 persen, disusul Daniel Muttaqien 14,9 persen, Maman Imanul Haq 13,2 persen, dan Syaiful Huda 13,7 persen.

Dia menjelaskan keempat nama yang masuk dalam simulasi kedua tersebut merupakan figur-figur yang disodorkan oleh partai pengusung Ridwan Kamil. Hingga saat ini, baik koalisi maupun Ridwan Kamil belum menentukan pilihan cawagub.

"Kalau survei untuk figur-figur yang ditawarkan partai koalisi, nama Uu yang unggul dibandingkan sosok lainnya," ungkap dia.

Sementara simulasi pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum meraih 37,1 persen, sedangkan Ridwan Kamil-Daniel 35,4 persen, Ridwan Kamil-Maman 34,7 persen, dan Ridwan Kamil-Huda 33,8 persen. Pasangan RK - Uu menggungguli paslon partai lain.

"Saat kami simulasikan dengan kandidat dari partai lain, Ridwan-Uu meraih 37,1 persen, mengalahkan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu 27,5 persen, dan Puti Guntur Soekarno-Mulyadi 7,1 persen," jelas dia.

Menurut Dedi faktor keagamaan menjadi alasan yang diperhatikan masyarakat mengingat berbagai fenomena yang muncul belakangan ini. Dia menilai kondisi yang terjadi saat Pilgub DKI Jakarta 2017 akan berpengaruh terhadap Pilgub Jabar 2018.

Dia menyebut indikasi penggunaan isu SARA di Pilgub Jabar sudah mulai terlihat, terutama di lini masa media sosial. Selain itu, sambung dia, aksi reuni 212 di Jakarta akan terus bergulir mendekati tahun politik ini.

"Jadi calon wakilnya harus mampu mendongkrak elektabilitas. RK juga harus memilih kandidat yang tingkat religiusitasnya tinggi mengingat isu yang berkembang saat ini," kata Dedi.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed