Kata Saksi Soal Uang Rp 290 Juta Raib di Mobil Kades Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 14 Des 2017 11:48 WIB
Uang raib dalam mobil Kades Talaga Sukabumi Aep Saefullah. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Uang raib dalam mobil Kades Talaga Sukabumi Aep Saefullah. (Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Uang sebanyak Rp 290 juta dalam kresek raib di mobil milik Kades Talaga Sukabumi Aep Saefullah. Belum ada keterangan jelas soal uang itu milik pribadi atau dana desa. Sementara ini hilangnya uang itu diduga akibat ulah komplotan pencuri bermodus gembos ban.

Baca juga: Kades Jadi Korban Gembos Ban, Uang Rp 290 Juta di Kresek Raib

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/12). Korban saat itu mengendarai Toyota Camry bersama bendahara Desa Talaga, Nelysa Khaerunisa. Selagi perjalanan, Asep merasa laher ban mobilnya berbunyi, lalu ia mampir ke salah satu bengkel di Jalan Pajajaran, Desa Rambay, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Pak Aep ini datang ke bengkel dengan keluhan laher sebelah kiri ada suara, saya ganti aja. Saya betulin aja, kemudian saya bilang ban belakang gembos ada bekas tusukan," kata Jajang, selaku saksi yang juga montir bengkel Fania kepada detikcom, di Jalan Pajajaran, Kamis (14/12/2017).
Kata Saksi Soal Uang Rp 290 Juta Raib di Mobil Kades SukabumiLokasi bengkel tempat Kades di Sukabumi membenarkan mobil. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Jajang mengaku tidak tahu kalau korban baru pulang dari bank. Ia juga tidak mengetahui ada uang tersimpan di jok belakang mobil Aep.

"Dia (Aep) nanya apa lihat ada orang masuk ke dalam mobil. Dia bilang plastik hitam berisi uang hilang. Ternyata dia baru pulang dari bank," ucap Jajang.

Jajang heran soal posisi uang tersebut. Harusnya pintu mobil dalam keadaan terkunci, sebab ada uang ratusan juta yang disimpan di area jok belakang.

"Dia cuma datang minta benerin laher. Saat itu posisi saya membeli laher. Mungkin kalau memang ada uang, pintu mobil dia kunci atau nitip-nitip, kan mungkin enggak bakal kejadian," ujar Jajang. (bbn/bbn)