DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 18:00 WIB

Gubernur Aher Minta Warga Jangan Tolak Imunisasi Difteri

Mukhlis Dinillah - detikNews
Gubernur Aher Minta Warga Jangan Tolak Imunisasi Difteri Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Kementerian Kesehatan akan melakukan imunisasi difteri massal di beberapa daerah di Indonesia termasuk Jabar. Apalagi wabah difteri sudah masuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB) di Jabar.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan atau Aher mengajak masyarakat mengikutkan anak-anaknya imunisasi difteri. Sebab, sambung dia, wabah difteri dapat menular dan bisa menyebabkan kematian apabila terlambat ditangani.

"Yang pertama imunisasi itu kan sangat penting bagi masa depan anak-anak kita. Tentunya agar tidak terkena penyakit seperti difteri atau endemik lainnya," kata Aher di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (7/12/2017).

Diakuinya bukan tidak mungkin dalam pelaksanaan imunisasi nanti terjadi penolakan-penolakan dari masyarakat. Sebab, sambung dia, ada kekhawatiran masyarakat terkait bahan-bahan yang terkandung dalam vaksin tersebut.

"Kalau ada keraguan bahan-bahan yang dijadikan imunisasi ini tidak halal, saya kira sudah tidak ada masalah. Karena saya yakin bahan-bahan tersebut dibuat dari bahan yang halal," ungkap dia.

Aher mengaku akan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwa halal terhadap produk-produk vaksin. Dengan begitu, diharapkan dapat menyakinkan masyarakat untuk mempersilahkan anaknya ikut imunisasi.

"Jika masih ada masyarakat yang ragu, kita akan kerja sama dengan MUI untuk mengeluarkan fatwa halal," tutur Aher.

Hingga saat ini, jumlah kasus difteri secara nasional yang tercatat hingga 4 Desember lalu mencapai 116 kasus dengan 13 kematian anak. Sementara hingga Kamis, 7 Desember 2017, jumlah kasus difteri di Jabar menjadi 123 kasus dan belum ada korban tambahan.

Adapun jumlah tersebut disumbang dari Purwakarta dan Karawang. Semula, Purwakarta hanya 21 kasus, saat ini sudah menjadi 27 kasus, sedangkan Karawang semula 13 menjadi 14 kasus.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed