DetikNews
Selasa 21 November 2017, 12:29 WIB

Hoax Or Not

Viral Foto Bocah Berdarah di Sukabumi, Begini Faktanya

Syahdan Alamsyah - detikNews
Viral Foto Bocah Berdarah di Sukabumi, Begini Faktanya Foto: facebook
Sukabumi - Seorang bocah dengan mulut berdarah viral di media sosial. Bocah yang menggunakan seragam bola itu diduga dianiaya oleh sekelompok warga karena dituduh mencuri di sebuah rumah.

Detikcom menelusuri akun yang pertama kali mengunggah foto-foto itu. Andri Setiawan, pengunggah mengaku sudah menghapus postingan itu namun sejumlah warganet terlanjur mengambil tangkapan layar dan menyebarkannya kembali.

"Saya menghapus postingan itu karena komentarnya mengarah kemana-mana. Padahal maksud saya membagikan hanya ingin tahu barangkali ada di antara warganet yang mengenal anak itu. Tapi banyak yang mengecam karena mengira saya yang melakukan kekerasan itu," kata Andri, kepada detikcom melalui sambungan teleponnya Selasa (21/11/2017).

Menurut Andri peristiwa itu terjadi di Desa Nagrak Sari, Kecamatan Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut tidak sengaja dia lihat saat dia dalam perjalanan menuju tempat tinggalnya.

"Kejadiannya Senin (20/11/2017) malam tadi. Ceritanya anak itu tepergok masuk ke rumah salah satu warga di Desa Nagrak Sari, Kecamatan Jampang Kulon. Warga yang mungkin kesal karena sering kehilangan barang akhirnya memberikan hukuman. Saya sendiri langsung mengamankan anak itu dari kerumunan warga dibantu ketua RT setempat," cerita Andri.

Kepada warga, bocah yang belum diketahui namanya itu sempat memberikan keterangan berbeda. Dia mengaku tinggal di daerah Pangleseran, ada lagi mengaku tinggal di tempat lain.

"Intinya kalau saya sendiri hanya mengamankan anak itu dari kerumunan warga, karena semalam juga dia mengaku kepada warga sudah pernah mencuri koropak (kotak amal) masjid. Semalam langsung ada polisi yang membawa anak itu ke kantor Polsek Jampang Kulon," sambung dia.

"Kalau dari usianya anak itu sekitar 10 tahunan, dia juga mengaku tidak sendirian melakukan aksinya tapi bersama teman-temannya yang lebih dewasa," tutup Andri.

Pengamatan detikcom, postingan itu tersebar di beberapa Grup Media Sosial Facebook dan sudah dikomentari oleh ratusan penggunanya. Warganet mengecam aksi kekerasan kepada anak kecil meski memang terbukti melakukan pencurian.

Dalam komentarnya warganet berharap aparat kepolisan menindak tegas aksi main hakim sendiri tersebut.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed