DetikNews
Kamis 16 November 2017, 12:04 WIB

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas

Wisma Putra - detikNews
Banjir di Kabupaten Bandung Meluas Foto: Wisma Putra
Kabupaten Bandung - Banjir masih mengepung sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, Kamis (16/11/2017). Bahkan BPBD mencatat, kali ini banjir meluas ke sejumlah wilayah yang sebelumnya bebas banjir.

"Daerah (Kecamatan) Pamengpeuk yang jarang (banjir) sekarang terdampak, akibat luapan Sungai Cisangkuy tepatnya di daerah Tarajusari," ujar Kabid Kedaerahan Bencana dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung, Heru Kiatno di Posko BPBD Kabupaten Bandung di Jalan Baleendah, Kamis (16/11/2017).

Tak hanya Pamengpeuk, Solokanjeruk pun kini terkena banjir imbas dari banjir di Majalaya dan Rancaekek.

Menurutnya banjir itu banjir lintasan, bukan banjir genangan seperti di Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang. Dengan hitungan jam banjir tersebut pun akan cepat surut.

"Masalah banjir harus dipikirkan semua pihak. Kalau hanya bertumpu kepada pemerintah tidak akan selesai. Mereka (warga) yang menempati, mereka juga yang harus memeliharanya (alam)," tururnya.

Heru mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada atas kemungkinan bencana alam yang setiap waktu dapat terjadi di Kabupaten Bandung.

"Kami mengimbau kepada warga Kabupaten Bandung terutama pada daerah-daerah rawan bencana, tidak hanya banjir, longsor dan angin puting beliung. Masyarakat harus selalu waspada karena bencana yang terjadi tidak dapat diprediksi sebelumnya dan datangnya secara tiba-tiba," ucapnya.

Banjir di Kabupaten Bandung MeluasFoto: Wisma Putra


Pantauan detikcom di Kampung Balero RW 08, Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, pagi tadi banjir masih menggenangi kampung tersebut. Ketinggian air bervariasi sekitar 10-75 cm. Ketinggian air tersebut sudah menyusut dibanding, Kamis (15/11) kemarin.

Sementara dari data BPBD Kabupaten Badung banjir yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Bandung terdiri Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang merendam sekitar 4.097 rumah, 10 gedung sekolah, 8 fasilitas umum dan 27 tempat ibadah.

Sedangkan untuk jumlah pengungsi sudah mencapai 317 KK, 1.003 jiwa, 133 lansia, 111 balita, 4 ibu hamil, 77 anak, 19 ibu menyusui dan 1 sakit, jumlah tersebut lebih besar dibandingkan satu pekan sebelumnya.
(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed