Kapolsek Cimanggung Kompol Susanto mengatakan kontainer yang diketahui bermuatan kerupuk itu melaju dari arah Pemulihan menuju Bandung via Parakan Muncang.
Kecelakaan lalu lintas itu terjadi, Rabu (15/11/2017) sekitar Pukul 16.30 WIB tepatnya di tikungan Clom Gado, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban yang teridentifikasi baru dua orang, satu tewas bernama Hrni Hariani (24) yang sedang berdiri di pinggir jalan dan satu luka berat M Tosin (64) yang menaiki sepeda motor N-Max. Keduanya sudah dilarikan ke RSUD Cikopo Cicalengka," kata Susanto di lokasi kejadian.
"Kami saat ini sedang menunggu mobil derek untuk segera mengevakuasi kontainer untuk mengetahui jumlah korban yang sebenarnya. Sopir sudah kami amankan di Mapolsek Cimanggung. Kecelakaan ini diduga rem blong," ucap Susanto.
Salah satu warga Asep (50) mengatakan kecepatan kontainer itu tidak terlalu cepat. "Mungkin muatan berat, jadi pas nikung terguling dijalan ini," ujarnya.
Paman salah satu korban Herni, Tatang Hadiansyah (35) mengatakan, Herni tewas setelah terjepit boks kontainer. "Keponakan saya lagi nunggu di depan rumah, lagi pegang hp nunggu pacarnya. Tidak ada yang tahu dia tewas dengan cara seperti ini, kami dari pihak keluarga berharap polisi menghukum sopir kontainer itu dengan hukuman yang setimpal," ujar Tatang.
Jasad Henri dari RS Cikopo sudah kembali ke rumah duka dan akan di makamkan malam ini. "Iya mau dimakamin malam ini di pemakaman keluarga," pungkasnya.
(avi/avi)










































