DetikNews
Selasa 14 November 2017, 20:30 WIB

Polres Garut Sita 2 Mobil dan 49 Motor Hasil Operasi Zebra

Hakim Ghani - detikNews
Polres Garut Sita 2 Mobil dan 49 Motor Hasil Operasi Zebra Puluhan motor disita polisi saat pelaksanaan Operasi Zebra 2017 di Kabupaten Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Polres Garut menyita puluhan kendaraan bermotor selama Operasi Zebra Lodaya 2017. Kendaraan tersebut tidak mengantongi surat-surat resmi saat diperiksa petugas.

"Pengemudi tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan kepada petugas saat diperiksa kelengkapannya," ujar Kasat Lantas Polres Garut AKP Erik Bangun Prakasa kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Selasa (14/11/2017).

Beragam alasan dilontarkan para pelanggar soal kendaraan tanpa surat. Erik menjelaskan ada 51 kendaraan bermotor disita jajarannya.

"Dari awal operasi sampai hari ini tidak diambil oleh pemilik kendaraannya. Kita akan tunggu selama waktu yang ditentukan sesuai Undang-undang. Kendaraan yang diamankan terdiri dari dua mobil dan 49 kendaraan roda dua," katanya.

Selain sebagai bentuk penindakan terhadap pelanggar, kendaraan tersebut diamankan polisi guna mengantisipasi peredaran kendaraan hasil curian di Garut. "Jika tidak diambil juga kita indikasikan kendaraan tersebut bermasalah. Artinya bermasalah bisa kita curigai hasil curian," ucap Erik.

"Jumlah curanmor yang terjadi akhir-akhir ini cukup tinggi. Kita dari Satlantas Polres Garut melaksanakan kegiatan imbangan berupa razia-razia di jalanan. Sehingga masyarakat juga yang berniat untuk membeli kendaraan hasil curian menjadi takut dan mengurungkan niatnya," tuturnya menambahkan.

Polisi telah melaksanakan serangkaian identifikasi kendaraan yang disita itu seperti mengecek nomor rangka. Polisi akan menunggu kedatangan pemilik kendaraan tersebut selama 45 hari mendatang.
Polres Garut Sita 2 Mobil dan 49 Motor Hasil Operasi ZebraMobil yang disita polisi saat Operasi Zebra Lodaya 2017. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Operasi Zebra Lodaya berlangsung selama dua minggu atau sejak tanggal 1 hingga 14 November 2017. Polres Garut menindak ribuan pelanggar.

"Penindakan pelanggaran sebanyak 4.003 pelanggar, terdiri dari 3.078 motor dan 934 mobil," kata Erik.

Ia menjelaskan jumlah pelanggar didominasi pengemudi melawan arus dan kendaraan yang tidak dilengkapi kelengkapan berkendara seperti tidak memakai spion dan sabuk pengaman.

"Selain itu, (banyak pengendara) tidak menggunakan sabuk pengaman, (kendaraan) pakai rotator, strobo yang bukan peruntukannya," ucap Erik.

Meurut Erik, para pelanggar itu berusia 21-25 tahun. "Usia produktif. Saat ditindak kita edukasi juga kepada mereka supaya masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan," katanya.

Erik mengklaim selama Ops Zebra 2017 jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas di Garut berhasil berkurang. "Implikasinya menurun angka kecelakaan hingga 50 persen dari tahun 2016 lalu. Masyarakat juga lebih protektif terhadap dirinya, saat berkendara. Artinya surat dilengkapi dan sudah sadar untuk memakai helm. Selain itu, kita tekan juga angka curanmor," tutur Erik.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed