"(Penyerahan KTA) tanya ke partai Demokrat, jangan ke saya. Ya itu kan teknis, karena (buat) KTA dua menit juga jadi," kata Deddy saat dihubungi via telepon genggam, Jumat (10/11/2017).
Ia mengaku tidak pernah keluar dari partai yang didirikannya bersama petinggi Demokrat. "Saya kan pendiri Demokrat. Iya saya tidak pernah keluar, karena pendiri. Saya sudah komunikasi dengan petinggi Demokrat yang lain," tutur Deddy.
Demokrat memberikan sinyal mendukung Deddy di Pilgub Jabar 2018 mendatang. Salah satu alasannya, Deddy salah seorang pendiri partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
Demokrat tak sendirian, PAN dan PKS serius menunjukkan dukungannya untuk Deddy yang kini masih menjabat wakil gubernur Jabar. (bbn/bbn)











































