detikNews
Sabtu 04 November 2017, 20:39 WIB

Lestarikan Budaya, Masyarakat Losari Cirebon Gelar Festival

Sudirman Wamad - detikNews
Lestarikan Budaya, Masyarakat Losari Cirebon Gelar Festival Festival Losari Cirebon/Foto: Sudirman Wamad
Cirebon - Losari merupakan salah satu kecamatan yang berada di ujung Timur Cirebon, Jawa Barat. Berbatasan dengan Jawa Tengah. Losari menyimpan banyak potensi ekonomi dan budaya.

Tahun ini, Losari menggelar Festival Budaya Losari yang pertama kalinya. Festival Budaya Losari itu disambut baik oleh masyarakat Losari dan sekitarnya. Masyarakat Losari bersama panitia festival secara gotong-royong menyukseskan festival akbar yang bertujuan untuk mengangkat budaya Losari.

Panggung utamanya pun nampak sederhana, hanya panggung kecil dengan background topeng Losari besar serta tempat duduk yang terbuat dari bambu beralas jerami. Kendati sederhana, Festival Budaya Losari mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat sekitar, seniman, dan budayawan dari berbagai daerah.

Ketua Panitia Festival Budaya Losari, Hadi Prayogo mengatakan, Festival Budaya Losari digelar sejak Kamis (2/11/2017) hingga Minggu (5/11/2017) esok. Pihaknya menampilkan empat konsep acara, yakni sarasehan, workshop, pameran, dan pentas seni. Lebih dari 50 budayawan dan seniman dari berbagai daerah akan tampil dalam panggung pentas senin.

"Kita konsep dengan sederhana, karena ini festival rakyat untuk rakyat. Kami mendapat bantuan dari Kemendikbud, namun nilainya sangat kurang. Kami dan masyarakat akhirnya swadaya untuk menyukseskan acara ini," kata Hadi saat ditemui detikcom di Sanggar Purwa Kencana, Losari, Cirebon, Sabtu (4/11/2017).
Lestarikan Budaya, Masyarakat Losari Cirebon Gelar FestivalFoto: Sudirman Wamad

Konsep panggung jerami sengaja dipilihnya karena memiliki nilai ekonomis. Anggaran yang dikeluarkan tak begitu besar. Selain bertujuan untuk mengangkat budaya Losari, festival tersebut menurutnya sebagai persembahan untuk dua maestro penari topeng asal Losari yang sudah wafat, yakni Mak Dewi dan Mak Sawitri.

Diceritakan Hadi keduanya sudah membuat tari Topeng Losari mendunia. "Mak Dewi meninggal tahun 1987, kemudian diteruskan Mak Sawitri. Dan, Mak Sawitri meninggal tahun 1997. Kini diteruskan generasi ke tujuhnya, cucu kandung Mak Dewi, yakni Mbak Nani. Mereka asli trah penari Topeng Losari," ucapnya.
Lestarikan Budaya, Masyarakat Losari Cirebon Gelar FestivalFoto: Sudirman Wamad

Dalam festival tersebut diselingi juga acara Caruban Carnaval. Kostum unik dan menarik yang identik dengan Cirebon dipamerkan. Masyarakat Losari pun antusias mengikuti karnaval tersebut. Karnaval itu dimulai dari Terminal Losari dan berakhir di Balai Desa Astana Langgar, tempat utama festival tersebut digelar.


(avi/avi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com