Mimpi Kampung Manteos Jadi Gerbang Wisata Bandung Utara

Tri Ispranoto - detikNews
Kamis, 02 Nov 2017 08:32 WIB
Kampung Manteos di Kota Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Bandung - Keberadaan Kampung 'Seribu Tangga' Manteos dapat menjadi alternatif tempat wisata bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Bandung. Tempatnya yang strategis ditambah keunikan yang dimiliki bisa menjadi nilai lebih dari kampung yang juga berjuluk 'siluman'.

Permukiman padat ini berlokasi di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat. Kampung Manteos dihuni oleh sekitar 220 KK yang tersebar di RT 5 dan RT 6.
Mimpi Kampung Manteos Jadi Gerbang Wisata Bandung UtaraTembok warna-warni di Kampung Manteos Bandung. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Sekretaris RT 5 Khaerudin (40) mengatakan sudah sejak lama warga menginginkan agar Kampung Manteos mendapat sentuhan pemerintah menjadi kawasan wisata. "Saya dan warga dari dulu punya cita-cita supaya ini jadi kampung wisata. Ditata biar bagus. Tapi sampai sekarang belum terealisasi," ujar Khaerudin kepada detikcom di Kampung Manteos, Kamis (2/11/2017).

Baca juga: Bandung Rasa Rio de Janeiro di Kampung Manteos

Cita-cita warga tersebut sebenarnya sedikit demi sedikit mulai bisa terealisasi. Kampung Manteos belum lama ini mendapat dukungan dari sebuah universitas dan pabrikan cat tembok. Namun belum selesai pengerjaan pengecatan sudah berhenti sehingga tidak merata.

Khaerudin menjelaskan sejauh ini Kampung Manteos lebih banyak dikunjungi oleh warga asing. Mereka sekadar jalan-jalan dan berinteraksi dengan warga, tapi ada juga yang melintas untuk berolahraga.

"Bule-bule banyak. Apalagi kalau weekend mereka jalan-jalan sambil olahraga pagi naik turun tangga di sini," katanya.
Mimpi Kampung Manteos Jadi Gerbang Wisata Bandung UtaraKampung Manteos dikenal dengan sebutan kampung seribu tangga. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Menurut Khaerudin, kini warga secara gotong royong ingin mewujudkan Kampung Manteos sebagai salah satu destinasi wisata. Warga secara patungan mulai membenahi infrastruktur agar memudahkan akses.

"Sekarang kita sedang memperlebar jalan. Minimal bisa masuk motor bak sampah. Jadi tidak perlu lagi buang sampah jauh-jauh apalagi sampai mengotori sungai," ucap Khaerudin.

Baca juga: Kisah Siluman di Kampung 'Seribu Tangga' Manteos Bandung

Sesepuh Kampung Manteos, Enung Sumarna (60), sejak dulu bermimpi untuk membuat kampung wisata marginal. Bahkan awalnya Enung bersama tujuh orang sesepuh lain sempat membuat perkumpulan yang dijuluki warga sebagai Tim 8.

"Ya istilahnya kampung marginal. Miskin boleh, tapi belum tentu hati dan akhlak warganya seperti itu. Buktinya semua di sini tidak ada yang pakai anggaran, sabilulungan (gotong royong) saja," ujar Enung.
Mimpi Kampung Manteos Jadi Gerbang Wisata Bandung UtaraPenampakan Kampung Manteos di Kota Bandung. Kawasan tempat tinggal warga ini dikenal juga dengan julukan Kampung 'Seribu Tangga'. (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Menurut dia, kalau Pemkot Bandung mau berpihak dengan memberi bantuan ditambah konsep gotong royong yang masih dijalankan warga, dapat menjadikan Kampung Manteos sebagai gerbang wisata di Kawasan Bandung Utara (KBU).

"Mudah kok tinggal penataan di gang-gang dengan mural atau bunga-bunga. Atau kita bisa tawarkan tren warung kopi dengan view perkampungan. Kalau memang ini disentuh oleh orang profesional saya yakin tidak akan ada yang namanya kumuh," tutur Enung. (bbn/bbn)