SS alias Abah Entis (61), ED alias Abah Ulung (57) dan WW (51) berurusan dengan anggota Reskrim Polsek Singaparna Tasikmalaya. Ketiga pria paruh baya ini bermuslihat melancarkan aksi penipuan dengan menjanjikan bisa melipat gandakan uang korban dalam waktu cepat.
"Pelaku menjanjikan kalau uang tiga puluh juta bakal jadi tiga miliar rupiah. Caranya dengan ritual khusus dengan jampi-jampi sampai nangis sejam jangan berhenti. Enggak mau nangis, dipaksa harus nangis," tutur Kapolsek Singaparna Kompol Budiman di Mapolsek Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengusaha asal Garut tersebut diperdaya ketiga pelaku. Pria itu menyetor uang kepada pelaku dan mesti mengikuti ritual khusus. Pelaku mengelabui korban agar mengeluarkan air mata sehingga uang dapat cair.
Satu jam menangis, SN bukanya mendapat uang tersebut. Matanya sepet hingga tertidur. Dalam kondisi itulah korban diberikan tumpukan berisi kertas seolah uang. Seketika pelaku kabur dengan membawa uang asli korban sebesar Rp 30 juta.
Berbekal keterangan korban, identitas pelaku berhasil dilacak personel Unitreskrim Polsek Singaparna. Polisi sukses menangkap ketiga penipu tersebut di Tasikmalaya, Selasa (31/10) kemarin.
SS, ED dan WW meringkuk di jeruji besi Mapolsek Singaparna. "Kami menyita barang bukti berupa peralatan ritual seperti kain kafan, gundukan uang dan tasbih. Selain itu, kami mengejar satu pelaku lainnya yang berperan sebagai dukun," ucap Budiman. (bbn/bbn)