Dirut PDAM Tirtawening Sonny Salimi mengatakan subsidi yang berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu 80 persen di antaranya akan dialokasikan bagi warga yang tinggal di utara Kota Bandung.
Sonny menjelaskan alokasi besar tersebut atas pertimbangan debit air yang besar dan tingkat kebocoran di bagian utara. Sehingga dengan subsidi tersebut diharapkan aliran air akan optimal untuk dimanfaatkan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi warga yang akan mendaftar harus masuk dalam kategori MBR, daya listrik 900-1.300 VA, membuat pernyataan berminat dan melampirkan KTP juga PBB sesuai dengan lokasi pemasangan.
Pihaknya memastikan saat pendaftaran nanti tidak ada biaya yang harus dibayar oleh warga. Pembayaran, kata Sonny, baru akan dilakukan saat warga tersebut dipastikan mendapat jatah subsidi pemasangan.
"Umumnya biaya pemasangan baru Rp 1,3 juta. Tapi setelah subsidi pelanggan cukup bayar Rp 465 ribu, itu sudah termasuk dua bulan pembayaran rekening minimal 10 kubik pemakaian perbulan," ucapnya.
Untuk program subsidi tersebut PDAM akan memfokuskan di sembilan kelurahan di kawasan utara di antaranya Cigadung, Sukaluyu, Ciumbuleuit, Hegarmanah dan Sekeloa dengan persentase mencapai 80 persen. Sementara kawasan barat diberi porsi 9,5 persen dan sisanya kawasan timur 10,5 persen.
Dalam kesempatan itu Sonny juga mengingatkan bagi warga yang membutuhkan informasi atau menemukan hal yang mencurigakan dengan mengatasnamakan PDAM Tirtawening bisa langsung melapor ke nomor WA 081222236672 atau Line pdamtirtaweningbdg. (ern/ern)











































