DetikNews
Senin 30 Oktober 2017, 16:46 WIB

Parkir di Trotoar, 3 Angkot Sukabumi Terjaring CCTV Tilang

Syahdan Alamsyah - detikNews
Parkir di Trotoar, 3 Angkot Sukabumi Terjaring CCTV Tilang Kamera CCTV merekam tiga angkot parkir di trotoar, Jalan Rumah Sakit, Kota Sukabumi. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom).
Sukabumi - Satlantas Polresta Sukabumi menerapkan tilang kendaraan berbasis kamera Closed Circuit Television (CCTV). Penilangan sistem tersebut berlaku mulai hari ini.

Hingga Senin (30/10/2017), tercatat belasan kendaraan pribadi dan umum yang tidak disiplin terjaring pantauan layar CCTV tilang. Beberapa pengemudinya langsung kena tilang.

"Pagi hingga siang tadi sudah ada belasan kendaraan yang kita tindak. Sebagian kita berikan teguran dan ada tiga angkot ditilang karena sengaja parkir di trotoar di Jalan Rumah Sakit," kata Kasatlantas Polresta Sukabumi AKP Agoeng Ramadhani di Mapolresta Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (30/10/2017).
Parkir di Trotoar, 3 Angkot Sukabumi Terjaring CCTV TilangPolisi menilang angkot di Kota Sukabumi lantaran parkir di trotoar. Pelanggaran angkot ini terpantau kamera CCTV. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Ia menjelaskan kamera CCTV itu dapat secara langsung dipantau melalui ponsel miliknya. Sewaktu terlihat ada pengemudi dan kendaraan melanggar, polisi lalu lintas terdekat akan menuju ke lokasi dan memberikan sanksi tilang.

"Petugas yang memberikan tilang akan menjelaskan kepada pelanggar bahwa di lokasi tersebut ada CCTV yang terpasang. Minimal dengan begitu akan ada efek jera dan pelanggaran tidak akan mereka ulangi," tutur Agoeng.

Menurut dia, penggunaan CCTV untuk dasar menilang pengemudi terbilang efektif dan terpantau langsung petugas operator Traffic Management Centre (TMC). Ada 23 titik pantauan CCTV di Kota Sukabumi.
Parkir di Trotoar, 3 Angkot Sukabumi Terjaring CCTV TilangKasatlantas Polresta Sukabumi AKP Agoeng Ramadhani memperlihatkan pantauan CCTV melalui ponselnya. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Meski tidak menggunakan suara dan secanggih CCTV tilang di kota lainnya, Agoeng tetap memaksimalkan penggunaan alat pengintai tersebut.

"Ini sebenarnya jaringan CCTV milik Dishub Kota Sukabumi. Kita berkoordinasi dan minta link untuk kita pakai sebagai pengawasan. Memang belum bisa pakai suara atau zoom gambarnya, tapi minimal bisa kita pantau. Seperti titik kemacetan atau ada pelanggar lalu lintas lainnya," ucap Agoeng.

Titik rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah Kota Sukabumi antara lain kawasan di Jalan Rumah Sakit-Siliwangi dan Jalan Jenal Jakse-RE Martadinata serta sejumlah persimpangan lampu merah.

"Pelanggaran terbanyak adalah parkir sembarangan. Hal ini tentunya membuat jalan semakim menyempit dan mengganggu pengguna jalan lainnya, belum lagi pengguna jalan yang menerobos lampu merah. Kalau terpantau CCTV, petugas nanti yang akan mengingatkan dan memberikan sanksi tilang," tutur Agoeng.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed