Kabupaten Tasikmalaya - Pasangan suami istri (pasutri) di Tasikmalaya luka bakar serius tersambar api kebocoran tabung 'melon' atau gas elpiji 3 kilogram yang memicu ledakan. Akibat kejadian ini rumah kontrakan dua lantai yang dihuni mereka nyaris ambruk hingga pintu serta kaca terlempar.
Peristiwa nahas menimpa Wowo (60) dan Yayah (56), warga Kiarakuda, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Pasutri tersebut harus diboyong ke RS Soekardjo lantaran luka bakar sekujur tubuh.
Insiden tersebut berlangsung Sabtu (21/10/2017), sekitar pukul 04.00 WIB. Wowo yang hendak memasak di dapur rumahnya tak menyadari tabung gas elpiji bocor saat menyalakan api kompor. "Waktu mau masak itu enggak terkontrol gas bocor," ucap Sabiq, keluarga korban, saat ditemui di RS Soekardjo Tasikmalaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiba-tiba terjadi ledakan. Hanya hitungan detik, api menyambar tubuh Wowo dan Yayah. Wowo sehari-hari berjualan makanan ini luka bakar 80 persen, sedangkan istrinya 70 persen.
 Rumah kontrakan dihuni korban mengalami kerusakan akibat ledakan kebocoran tabung gas elpiji. (Foto: Deden Rahadian/detikcom) |
Dampak ledakan keras itu merusak rumah kontrakan dua lantai dihuni korban. Selain dinding rumah bercat hijau ini terbelah dan atap rumah rusak, kaca serta pintu depan juga terlempar hingga beberapa meter. Bahkan, gerobak milik Wowo terjungkal gara-gara efek ledakan.
"Ledakannya keras seperti bom. Kalau korban ngontrak di rumah ini," ucap Ujang Ruslan, tetangga korban.
Kedua korban masih menjalani penanganan medis. Selang infus terpasang di lengan mereka.
(bbn/bbn)