DetikNews
Jumat 20 Oktober 2017, 21:12 WIB

Selama Oktober, Polres Garut Tilang Seratus Pengguna Rotator

Hakim Ghani - detikNews
Selama Oktober, Polres Garut Tilang Seratus Pengguna Rotator Ilustra razia kendaraan bermotor (Foto: dok detikcom)
Garut - Polisi menindak kendaraan bermotor pribadi menggunakan rotator atau lampu isyarat yang seliweran di Kabupaten Garut. Sepanjang Oktober 2017 ini sudah seratus pengendara kena tilang gara-gara pasang rotator.

"Ada lebih dari seratus pengendara yang kami tindak karena memasang rotator di kendaraan pribadinya," ungkap Kasat Lantas Polres Garut AKP Erik Bangun Prakasa di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (20/10/2017).

Erik mengatakan para pelanggar memasang rotator pada motor dan mobil. Kebanyakan pelanggar mengaku tidak mengetahui aturan penggunaan rotator yang diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Menurut Erik, pemasangan rotator oleh sebagian pengendara itu banyak dikeluhkan oleh pengguna jalan yang lain. Para pengguna jalan merasa terganggu adanya kendaraan pribadi seenaknya memasang rotator.

Sesuai Pasal 287 ayat 4 juncto Pasal 59 dan Pasal 106 ayat 4 juncto Pasal 134, sambung Erik, pengendara yang memasang rotator dihukum pidana kurungan satu bulan atau denda Rp 250 ribu.

"Banyak masyarakat sesama pengguna jalan yang terganggu. Peruntukan sirine dan rotator itu digunakan pada kendaraan tertentu dan hanya dalam situasi dan kondisi emergency," katanya.

"Intinya penindakan ini agar masyarakat betul-betul menghargai dan mengerti tentang makna penggunaan sirine dan rotator itu sendiri," ucap Erik menambahkan.
(bbn/bbn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed