DetikNews
Jumat 20 Oktober 2017, 12:32 WIB

Warga Sukabumi Temukan Kukang yang Sempat Dikira Kucing

Syahdan Alamsyah - detikNews
Warga Sukabumi Temukan Kukang yang Sempat Dikira Kucing Kukang Foto: Syahdan Alamsyah
Bandung - Warga Kampung Cicangkore Sukabumi, Jawa Barat, menemukan hewan langka jenis kukang. Warga bernama Iyep Yosepa (39) menemukan dalam perjalanan pulang ke rumahnya, Kamis (19/10/2017) malam.

Iyep mengaku sempat mengira hewan bernama latin Javan Slow Loris Nycticebus javanicus itu adalah kucing hias.

"Pulang kerja sekitar 22.00 WIB saya kaget lihat hewan itu di pinggiran gang, dia kan ngerangkak kaki belakangnya panjang pas malam itu bulunya tebal sempat kepikiran kucing hias," kata Iyep, di Markas PMI, Jalan KH Ahmad Sanusi, Ciseureuh, Kecamatan Cisaat, Jumat (20/10/2017).
penemuan kukangpenemuan kukang Foto: Syahdan Alamsyah

Setelah didekati ternyata Iyep sadar, hewan yang dia temukan bukanlah kucing tapi Kukang. "Saya kan sedikit banyak tahu itu hewan kukang, saya bawa ke rumah. Saat saya angkat dia sempat gigit sampai tangan saya berdarah," imbuh pria yang juga bekerja di kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) ini.

Iyep lalu membawa kukang temuannya ke rumah, oleh istrinya hewan pemalu itu kemudian diunggah ke media sosial. "Istri saya bingung mau kasih makan apa, lalu nanya ke warganet makanan hewan ini apa. Saat ditemukan memang di area kebun singkong," lanjutnya.

Karena bingung, Iyep kemudian mencoba berselancar di dunia maya, sejumlah nomor telepon penyelamat satwa dia hubungi sampai akhirnya dia mendapat saran untuk menyerahkan hewan itu ke PMI.

Di tempat yang sama kepala Markas PMI Kabupaten Sukabumi, Budiharto mengapresiasi penyerahan Kukang oleh warga tersebut.

"Ini adalah hasil penyerahan sukarela dari warga untuk primata kecil jenis Kukang ini. Memang akhir akhir ini PMI bekerja sama dengan Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) nyalindung sedang gencar melakukan kampanye untuk penyelamatan satwa yang dilindungi," ungkap Budi.

Pria yang juga aktif sebagai aktivis penyelamat satwa ini menambahkan, keberadaan Primata kukang ini dilindungi undang undang, UU No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dan saat ini kondisinya terancam punah.

"Kita berharap masyarakat yang masih memelihara atau sekadar hobi untuk secara sukarela menyerahkan ke kami, yang selanjutnya akan dimasukkan ke karantina di PPSC Cikananga nyalindung, karena satwa ini termasuk satwa yang dilindungi dan keberadaannya hampir punah," tutupnya.
(avi/avi)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed