Dari informasi yang dihimpun, longsor sempat dirasakan warga saat subuh tadi. Material tanah, pohon dan batu berjatuhan dari tebing setinggi hampir 20 meter dan menutup jalan selebar 3 meter. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
"Saat kejadian getaran dan suara didengar oleh warga, akses jalan masih bisa dilalui oleh pejalan kaki dan motor dan hingga saat ini warga bergotong royong membersihkan material longsor. Hanya kendaraan roda empat masih belum bisa melintas," kata M Ridwan anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) yang juga salah seorang Staf Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud saat dihubungi melalui telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu rumah Bapak Abad dihuni 4 orang, Bapak Irawan 1 orang dan satu rumah lagi saya lupa namanya karena warga pendatang dihuni oleh 4 orang. Posisi dari bantaran sungai sekitar 1,5 meter," lanjut Ridwan.
membersihkan bekas longsoran Foto: Dok Anggota RAPI - M Ridwan |
Dijelaskan Ridwan di bantaran sungai Cibuni memang banyak dijadikan tempat tinggal oleh warga. "Di tempat itu hampir di sepanjang bentangan bantaran sungai ada bangunan rumah penduduk," tutupnya.
(avi/avi)












































membersihkan bekas longsoran Foto: Dok Anggota RAPI - M Ridwan