Mayat tersebut tergeletak di saluran air tol Cipali Kilometer 83.600 Kampung Gandaria RT 03 RW 02 Desa Karangmukti, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang pada Senin (9/10/2017).
"Mayat itu ditemukan tergeletak di saluran air. Sampai saat ini belum ada identitasnya," ucap Kasatreskrim Polres Subang AKP Ilyas Rustandi saat dikonfirmasi detikcom via telepon.
Ilyas menuturkan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh pengguna jalan tol Cipali. Temuan mayat itu langsung dilaporkan ke petugas patroli Lintas Marga Sadaya (LMS) di gerbang tol Cikopo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilyas mengatakan mayat pria tak beridentitas itu ditemukan penuh luka tusuk. Dari hasil pemeriksaan, luka tusuk didapat di bagian perut, luka tusuk di dada, luka tusuk di tangan kiri dan lecet di tangan kanan.
"Terdapat luka jerat juga di bagian leher," kata dia.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit. "Kita akan lakukan autopsi dan mengecek sidik jarinya," ungkap Ilyas.
Ilyas mengatakan sidik jari tersebut dilakukan untuk mencari tahu identitas mayat tersebut. Sidik jari rencananya akan dikirimkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.
"Kita yang pertama ingin mengetahui terlebih dahulu identitas dari jenazah tersebut," kata dia.
Saat ditemukan tergeletak di saluran air, mayat mengenakan pakaian kaos berwarna ungu dan celana jeans biru. Tinggi badan sekitar 165 sentimeter.
(ern/ern)











































