Dirjen PKH Peringati 'World Rabies Day' di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 07 Okt 2017 14:46 WIB
Dirjen PKH menyerahkan bantuan 20 ribu dosis vaksin rabies untuk anjing. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mencanangkan gerakan One Health sebagai salah satu upaya membebaskan Indonesia dari Rabies. Hal itu diungkap Ketut saat memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) di Cikembar, Sukabumi, Sabtu (7/10/2017).

Diarmita menyebut gerakan One Health bertujuan melibatkan semua sektor khususnya instansi yang menangani aspek kesehatan, instansi yang menangani kesehatan hewan dan Pemerintah Daerah yang mengkoordinir masyarakat.

"Rabies itu merupakan ancaman yang cukup serius, maka sudah seharusnya program pencegahan, pengendalian dan pemberantasan rabies menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya dibebankan kepada satu sektoral saja tapi semua sektor secara keseluruhan khususnya instansi yang menangani aspek kesehatan," kata Diarmita.

Dia memastikan jika pemerintah pusat sudah siap menyelesaikan persoalan rabies ini hingga tuntas, namun butuh keseriusan dari pihak pemerintah daerah sendiri yang mendukung langkah pemerintah pusat dengan kesiapan antar lembaga di daerah yang diikat dalam komitmen One Health.
Dirjen PKH Peringati 'World Rabies Day' di SukabumiDirjen PKH menyerahkan bantuan sebanyak 200 vaksin antirabies untuk petugas. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Pada akhir 2015, tiga organisasi internasional yaitu WHO, OIE, dan FAO melakukan pertemuan global di Jenewa yang dihadiri oleh negara-negara se-dunia, dan berbagai institusi serta organisasi internasional lainnya. "Pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan yang kemudian diangkat menjadi tema World Rabies Day 2017 yang diperingati pada tanggal 28 September, yaitu Zero By 2030," ujarnya.

Untuk menjawab tantangan ini, menurut Diarmita, kerja sama dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan, serta otoritas veteriner harus terus ditingkatkan melalui pendekatan One Health.

"Namun, kita harus sadari bersama bahwa untuk mencapai target tersebut sangat berat, sehingga evaluasi harus dilakukan untuk menyesuaikan target-target kita baik di tingkat kabupaten kota, provinsi, maupun di tingkat nasional," ucap Diarmita.

Dalam kesempatan itu, Dirjen PKH juga menyerahkan bantuan sebanyak 200 vaksin antirabies untuk petugas dan 20 ribu dosis vaksin rabies untuk anjing. (bbn/bbn)